ViewManajemen AA 1MODUL PERKULIAHAN Manajemen Logistik Transportasi Logistik Fakultas Program Studi Fakultas Teknik Teknik Industri Tatap Muka Kode MK 11 Disusun Oleh Rd. adalah sebagai berikut : stores, dan fasilitas-fasilitas bisnis lainnya - diengaruhi oleh banyak faktor, availability, adequacy, dan cost dari
Soal Pilihan Ganda Materi Manajemen Rantai Pasokan1. Salah satu kemungkinan prioritas persaingan dalam hal kualitas yaitu....a. Desain dengan performa yang tinggib. Kustomisasic. Ketepatan pengirimand. Kecepatan layananJawabana. Desain dengan performa yang tinggi2. Berikut ini adalah tujuan dari manajemen logistik pipeline, kecuali...a. Waktu respon yang lebih cepatb. Biaya yang lebih rendahc. Peningkatan variabilitas produkd. Kualitas yang lebih tinggiJawabanc. Peningkatan variabilitas produk3. Komponen utama dari Order Cycle Time OCT, 3 diantaranya adalah...a. Peramalan permintaan, perakitan pesanan, dan transportasib. Transportasi, penerimaan pesanan, dan pengirimanc. Peramalan permintaan, penerimaan pesanan, dan pemrosesan pesanand. Penempatan pemesanan konsumen, penerimaan pesanan, dan pemrosesan pesananJawaband. Penempatan pemesanan konsumen, penerimaan pesanan, dan pemrosesan pesanan4. Pengukuran terhadap tingkat ketersediaan produk yang berupa matriks dari jumlah kepuasan permintaan pelanggan terhadap ketersediaan produk disebut...a. Replenishment lot sizeb. Responsive supply chainc. Cycle service leveld. Supply chainJawabanc. Cycle service level5. Sekumpulan tindakan rantai pasok untuk mengurangi replenishment lead-time disebut...a. Penundaanb. Tailored sourcingc. Memperbaiki peramaland. Tanggapan cepatJawaband. Tanggapan cepat6. Cara-cara berikut merupakan pengaturan untuk tingkat optimal ketersediaan produk, kecuali...a. Mengatur tingkat ketersediaan produkb. Memperhitungkan rentangan untuk biaya kehabisan barangc. Memastikan tingkat ketersediaan barangd. Memperbaiki peramalan permintaan produkJawaband. Memperbaiki peramalan permintaan produk7. Mengelola pengaturan produk yang digunakan dan meminimalisasi pengembalian di masa yang akan datang merupakan salah satu kunci utama proses bisnis rantai pasok yaitu...a. Demand managementb. Customer service managementc. Returns managementd. Customer relationship managementJawabanc. Returns management8. Kelemahan dalam melihat gambaran besar dan bertindak hanya pada satu bagian dalam perusahaan merupakan salah satu hambatan dalam integrasi rantai pasok yaitu...a. Lack of trustb. Silo mentalityc. Lack of knowledged. Lack of supply chain visibilityJawabanb. Silo mentality9. Strategi pembeli untuk meningkatkan pesanan ketika terjadi kelebihan permintaan disebut...a. Rationingb. Bullwhip effectc. Order batchingd. Shortage gamingJawaband. Shortage gaming10. Hubungan berdasarkan kepercayaan antara dua tingkatan dalam rantai pasok merupakan esensi dari...a. Power-based relationshipb. Trust-based relationshipc. Deterrence-based viewd. Process-based viewJawabanb. Trust-based relationship11. Mata rantai supply chain terdiri atas...a. Supplier - distributor - retailer - customerb. Supplier - manufacturer - retailer - customerc. Supplier - distributor - manufacturer - retailer - customerd. Supplier - manufacturer - distributor - retailer - customerJawaband. Supplier - manufacturer - distributor - retailer - customer12. Faktor waktu yang dibutuhkan pasar untuk bisa menerima dan merespon ketika ada produk baru merupakan faktor yang mempengaruhi distribusi yaitu…a. Response timeb. Product varietyc. Time to marketd. Customer experienceJawabanc. Time to market13. Jenis pasar pada kuadran ketiga yaitu pasar di mana …a. Permintaan dan penawaran rendah serta tidak bisa diramalkanb. Persediaan rendah dan permintaan lebih tinggic. Persediaan lebih tinggi dibandingkan permintaand. Permintaan dan penawaran tinggiJawaband. Permintaan dan penawaran tinggi14. Kumpulan dari manajemen sediaan dan manajemen distribusi fisik disebut manajemen…a. Rantai pasokb. Logistikc. Pesanand. ProyekJawabanb. Logistik
Berikutini adalah persiapan sebelum menulis teks pidato, kecuali. a. Mengumpulkan bahan pidato. b. Menentukan topik yang tepat. c. Membuat kerangka pidato. d. Mengumpulkan pendapat . Jawaban yang benar adalah: D. Mengumpulkan pendapat
Daftar isiPengertian LogistikSejarah LogistikCiri-ciri LogistikFungsi LogistikTujuan LogistikManfaat LogistikFaktor yang Mempengaruhi LogistikAktivitas LogistikProses dalam Siklus LogistikContoh LogistikApa kalian pernah mendengar kata logistik? Yuk simak penjelasan tentang pengertian logistik, sejarah, ciri ciri hingga contoh dari Secara UmumSecara umum logistik adalah sekumpulan kegiatan perencanaan atau pengorganisasian dan suatu ilmu pengetahuan untuk melakukan proses penyimpanan, penyaluran, dan pemeliharaan berbagai peralatan dan alat alat Menurut KBBIMenurut kbbi logistik adalah segi ilmu kemiliteran mengenai pengadaan, perawatan, dan transportasi peralatan, pembekalan, dan Menurut Para AhliDonald WaltersLogistik yaitu salah satu fungsi yang melibatkan perpindahan, mengatur perpindahan barang, dan penyimpanan material dalam perjalanannya dari pengirim awal, melalui rantai pasok dan sampai ke pelanggan ialah suatu integrasi dari pengadaan, transportasi, manajemen persediaan, dan aktivitas pergudangan dalam menyediakan alat/cara yang berbiaya efektif, untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, baik internal maupun Kusdanu WaskitoLogistik adalah berbagai perencanaan, pelaksanaan, pengendalian faktor produksi secara efektif dan efisien dalam rangka memperoleh barang atau jasa sejak dari titik Permulaan sampai ke titik konsumsi sesuai dengan harapannya House DictionaryLogistik merupakan cabang dari ilmu dan operasi militer yang berhubungan dengan pembelian, supply, pemeliharaan peralatan, pergerakan personil dan penentuan LogistikSelama perang Troya Yunani mengirimkan 1200 kapal ke Troya. Untuk perang ini, bangsa Yunani tidak mampu membawa cukup makanan dan dari itu, mereka harus menanam makanan di Troya dan terus menerus melakukan penyerbuan kecil untuk mecari masalah logistik ini, mereka tidak bisa melancarkan serangan yang menentukan dan signifikan untuk mengakhiri perlawanan bangsa ini berlangsung selama sepuluh tahun. Sejarawan Yunani Thucydides 460-400 SM menjelaskan isu ini dan menekankan pentingnya keberadaan atau ketiadaan logistik dalam tetapi ada juga bukti-bukti yang menyatakan bahwa bangsa Yunani kala itu telah mengerti pentingnya antara kalimat-kalimat dalam epik karangan Homer ialah mengenai perisai baru milik pahatannya dijelaskan tentang kota Troya yang di kepuung, tetapi bukanya menyerang kamp-kamp milik bangsa Yunani, para pasukan Troya malah menyerang domba-domba milik bangsa ini melambatkan laju pasukan Yunani. Bukan hanya orang Troya, pasukan Yunani juga dengan segala daya upaya berusaha menyelamatkan domba mereka mengingat betapa pentingya pasokan pangan bagi kelanjutan pengepungan mereka atas kota satu kampanye perang pertama pada masa kuno ialah Perang Persia. Raja Persia Xerxes I pergi bertempur pada tahun 480 SM dengan membawa sekitar pasukan bersamanya menuju beberapa kota-kota di pasukan Persia yang begitu banyak, pasokan logistik hanya bisa dilakukan melalui laut karena melalui jalan darat terlalu susah pada masa dari itu, pasukan Xerxes maju bertempur dengan dikawal oleh armada kapal perang dan kapal kalah di pertempuran Salamis sang raja harus mundur karena dia mengkhawatirkan akan hilangnya koneksi antara rantai suplai dengan pasukannya di LogistikMemiliki aktivitas logistik lokasi fasilitas, transportasi, inventarisasi, komunikasi, dan pengurusan dan penyimpanan telah dilaksanakan orang semenjak awal spesialisasi untuk dapat membayangkan sesuatu pemasaran atau manufakturing yang tidak membutuhkan dukungan logistik bisa berbeda pada setiap organisasi swasta dan pemerintahan, tergantung dari masing-masing struktur organisasi yang umum aktivitas logistik seperti transportasi, inventarisasi, komunikasi, penempatan lokasi fasilitas, transportasi, serta pengurusan dan penyimpanan telah dilaksanakan orang semenjak awal spesialisasi arti luas, ruang lingkup aktivitas logistik meliputi segala sesuatu yang memindahkan ke, dari, dan di antara fasilitas-fasilitas dalam LogistikDalam pelaksanaannya, logistics memiliki beberapa fungsi penting yang saling terkait satu dengan fungsi logistik adalah sebagai berikut1. Fungsi Perencanaan dan Pemenuhan KebutuhanLogistics berfungsi sebagai perancang dan penentu kebutuhan dari setiap program ini mencakup kegiatan analisis terkait produk yang akan dipakai, ketersediaan, dan skala perencanaan ini harus memperhatikan budget yang dimiliki oleh organisasi, aspek ketersediaan, dan juga kemudahan akses untuk mendapatkan Fungsi PenganggaranFungsi ini bertujuan untuk memastikan bahwa keperluan pengadaan barang sesuai dengan budget yang biaya penganggaran logistik ternyata tidak sesuai dengan budget, maka diperlukan perubahan pada Fungsi PengadaanPada dasarnya logistics lebih fokus pada pengadaan barang dan merupakan hal yang terjadi terjadi ketidak cocokan anggaran dan sulit mengubah perencanaan maka manajer logistik harus melakukan improvisasi untuk mengelola kegiatan logistik dengan anggaran Fungsi Penyimpanan dan PenyaluranIni merupakan proses dimana barang yang telah didapatkan disimpan di tempat yang barang tersebut kemudian disalurkan kepada pihak lain yang berkepentingan sesuai dengan standar operasional Fungsi PemeliharaanDi dalam proses logistik juga mencakup pemeliharaan barang. Secara umum, tujuan pemeliharaan barang logistik adalah untuk memastikan barang yang disimpan tidak cepat LogistikBerikut ini adalah tujuan yang ingin dicapai dalam pelaksanaannya1. Tujuan UmumPada dasarnya tujuan khusus dari kegiatan logistics management adalah fokus pada pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan Tujuan KhususAda tiga tujuan khusus yang ingin dicapai dalam kegiatan logistik, yaitu;Tujuan operasional, yaitu agar persediaan barang dapat dilakukan dengan jumlah dan kualitas yang keuangan, yaitu agar pengeluaran untuk pengadaan barang dapat dilakukan secara pengamanan, yaitu untuk menjaga dan mendukung efisiensi dan efektivitas dalam upaya pencapaian tujuan LogistikManfaat logistik yaitu untuk menjelaskan ilmu dari pergerakan, suplai & perawatan dari pasukan militer di lapangan dan juga untuk mendeskripsikan manajemen arus barang di sebuah organisasi, dari barang mentah menjadi barang pelaksanaannya, kegiatan logistik mempunyai standar performa yang harus performa yang ingin dicapai kegiatan logistik yaitu terjadinya keseimbangan antara kualitas pelayanan yang diharapkan pelanggan dengan semua biaya yang dikeluarkan untuk mencapai tujuan yang Mempengaruhi LogistikFaktor Pelayanan ServiceIalah suatu tingkat pelayanan perusahaan pada Biaya CostYakni sebuah biaya yang dihabiskan perusahaan untuk menangani pelayanan pada LogistikMenurut Gunawan, ada beberapa aktivitas logistik yang saling berkaitan satu dengan aktivitas-aktivitas logistik tersebut adalah sebagai berikutPelayanan Pelanggan Customer ServicePrediksi Permintaan Demand ForecastingManajemen Persediaan Inventory ManagementKomunikasi Logistik Logistic CommunicationPenanganan Material Material HandlingProses Pemesanan Order PrecessingPengemasan PackagingKomponen-komponen dan Pelayanan Pendukung Parts and Service SupportSeleksi Lokasi Pabrik dan Tempat penyimpanan/ Gudang Plant and Warehouse Site SelectionProcurement/ PurchasingReverse LogisticsTransportasi TransportationPergudangan dan penyimpanan Warehousing & Storage.Proses dalam Siklus LogistikMasing-masing dari fungsi logistik itu saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya. Berikut adalah siklus dari logistik1. PerencanaanPerencanaan secara umum merupakan suatu proses merumuskan sasaran serta juga menentukan langkah-langkah yang harus dilaksanakan guna mencapai tujuan yang sudah atau telah dengan logistik, perencanaan ini merupakan suatu proses merencanakan kebutuhan barang atau juga persediaan yang pelaksanaannya,Dilakukan oleh seluruh calon pemakai user yang setelah itu diajukan sesuai dengan alur yang berlaku pada tiap-tiap organisasi Mustikasari 2007.2. PenganggaranPenganggaran/budgetting ini merupakan seluruh aktivitas atau kegiatan serta juga usaha untuk merumuskan perincian logistik itu di dalam suatu skala tertentu/ skala standar yakni mata uang serta jumlah biaya Subagya & Mustikasari.3. PengadaanPengadaan ini merupakan seluruh kegiatan serta usaha di dalam menambah serta memenuhi kebutuhan barang dan juga berdasarkan peraturan yang berlaku yakni dengan menciptakan sesuatu yang tadinya itu belum ada menjadi ada atau juga mempertahankan sesuatu yang telah ada itu dalam batas-batas efisien Subagya 1994.4. PenyimpananPenyimpanan ini adalah suatu kegiatan serta usaha di dalam melakukan pengelolaan barang persediaan inventory di tempat yang telah atau sudah ditentukan untuk setelah digunakan dikemudian Penyaluran DistribusiPenyaluran atau distribusi ini adalah kegiatan atau usaha di dalam mengelola pemindahan barang dari suatu tempat ke tempat lain Subagya 1994.6. PemeliharaanPemeliharaan ini adalah suatu kegiatan atau juga usaha menjaga barang itu agar tetap pada keadaan aslinya atau juga tidak terjadi halyang tidak PenghapusanPenghapusan ini adalah kegiatan atau juga suatu usaha pembebasan barang dari pertanggungjawaban yakni sesuai dengan peraturan serta UU yang berlaku Subagya 1994.8. PengendalianPengendalian ini ialah sebuahsistem pengawasan dari suatu hasil penilaian, laporan,pemantauan,Serta pemeriksaan terhadap step-step manajemen logistik yang sedang ataupun sudah berlangsung Mustikasari 2007.Contoh LogistikContoh kecilnya adalah pada aktivitas kegiatan berbelanja online. Barang yang dibeli secara online itu tidak akan bisa kamu pakai atau pun gunakan kalau tidak atau belum diantarkan, bukan?Disebabkan karna dibelinya secara online sehingga wujud real dari barang tersebut tidaklah lihat.
Berikutadalah faktor dari program persediaan logistik Kecuali.. A.kualitas pelayanan B.kualitas produk C.integrasi transportasi D.kecepatan pelayan E.kinerja pesaing Iklan Jawaban 1.9 /5 13 erlina12470 kayaknya E. kalok salah gak apa ya mls lah gw maap klo salah Sedang mencari solusi jawaban Wirausaha beserta langkah-langkahnya?
Berikut adalah faktor dari program persediaan logistik Kecuali.. pelayanan produk transportasi pelayan pesaing1. Berikut adalah faktor dari program persediaan logistik Kecuali.. pelayanan produk transportasi pelayan pesaing2. Berikut contoh moda transportasi logistik kecuali...3. Berikut merupakan contoh moda transportasi logistik kecuali4. 1. Jelaskan yang dimaksud dengan berani gagal dalam memulai suatu usaha!2. Sebutkan jenis-jenis alat transportasi dan logistik dengan teknologi empat faktor dari program persediaan logistik!4. Sebutkan tujuan dan sasaran logistik!5. Jelaskan bagaimana cara pemasaran produk robot manual pemindah barang!5. tuliskan masalah utama sediaan dalam transportasi logistik 6. Sebutkan faktor produksi yang berhubungan dengan proses logistik!7. Berikut biaya produksi transportasi logistik terutama dalam kaitannya ketersediaan kecuali8. 1. faktor penghambat dalam usaha transportasi dan logistik2. Tuliskan hubungan perkembangan teknologi dengan usaha transportasi dan logistik dewasa ini! 9. Dalam penyediaan barang harus dengan jumlah yang proporsional, artinya tidak boleh terlalu banyak atau terlalu sedikit. Apa akibatnya jika persediaan logistik terlalu banyak atau terlalu sedikit dalam gudang?10. 1. faktor penghambat dalam usaha transportasi dan logistik11. Transportasi dan logistik harus mempertimbangkan faktor12. seberapa penting sistem logistik pada persediaan barang perusahaan13. berikut biaya yang mungkin terjadi dalam fungsi penyimpanan logistik kecuali biaya14. Berikut kegiatan pergerakan dalam aktivitas logistik, KECUALI A. Sistem informasi B. Komunikasi C. Kegiatan bauran dalam kegiatan logistik D. Sistem transportasi E. Struktur fasilitas15. Program logistik harus dimulai dengan melakukan paling sedikit mungkin aset untuk .. Tuliskan masalah utama sediaan dalam transportasi logistik!17. menurut anda apa korelasi antara akuntansi dengan manajamen persediaan atau logistik di rumah sakit18. Sebutkan faktor produksi yang berhubungan dengan proses logistik19. 1. faktor penghambat dalam usaha transportasi dan logistik20. perancangan produk transportasi dan logistik didasari beberapa faktor pertimbangan, sebutkan faktor faktor tersebut 1. Berikut adalah faktor dari program persediaan logistik Kecuali.. pelayanan produk transportasi pelayan pesaing kayaknya E. kalok salah gak apa yapas jawaban x pesainh 2. Berikut contoh moda transportasi logistik kecuali...Sir freightKarena air freight tidak termasuk tranportasi logistik.SEMOGAMEMBANTU. 3. Berikut merupakan contoh moda transportasi logistik kecualiJawaban dari pertanyaan di atas adalah BUSkarena bus bukan merupakan tranportasi logistikJan Lupa jadikan Jawaban Tercerdas! 4. 1. Jelaskan yang dimaksud dengan berani gagal dalam memulai suatu usaha!2. Sebutkan jenis-jenis alat transportasi dan logistik dengan teknologi empat faktor dari program persediaan logistik!4. Sebutkan tujuan dan sasaran logistik!5. Jelaskan bagaimana cara pemasaran produk robot manual pemindah barang!Jawaban 2. motor, mobil, pesawat , kereta , 3. Penjelasan 1. berani gagal maksudnya yaitu tidak pernah menyerah dalam hal apapun yang berbaur dengan tantangan seperti ketika ada usaha yang gagal jangan menyerah begitu saja, gagal dan bangkit lagi belajar dari kesalahan yang lalu 5. tuliskan masalah utama sediaan dalam transportasi logistik JawabanKonektifivitas maritim IndonesiaPenjelasanSeperti yang kita semua tau, Indonesia adalah negara kepulauan yang cukup besar, hal ini menjadi permasalahan cukup besar untuk logistik Indonesia karena perpindahan barang-barang besar antar pulau memakan waktu yang cukup lama dan biaya yang besar dan di tambah minimnya infrastruktur membuat konektivitas maritim menjadi masalah no 1. 6. Sebutkan faktor produksi yang berhubungan dengan proses logistik!Proses logistik pada konser yang diarahkan untuk mengoptimalkan faktor produksi, yaitu untuk melakukan optimasi terhadap biaya, waktu dan kerja, kewirausahaanPenjelasansemoga membantu 7. Berikut biaya produksi transportasi logistik terutama dalam kaitannya ketersediaan kecualiJawabanenergi kerjaPenjelasansemangat. belajar ya 8. 1. faktor penghambat dalam usaha transportasi dan logistik2. Tuliskan hubungan perkembangan teknologi dengan usaha transportasi dan logistik dewasa ini! Penerapan ilmu teknologi dalam setiap tahap pembangunan mulai dari perencanaan, sampai pelaksanaan pembangunan akan semakin menjamin keselamatan, kenyaman, kemudahan dan kecepatan, pengguna transportasi. Termasuk kelancaran pasokan logistik di setiap daerah. Meskipun demikian bentang alam , kontur tanah indonesia terutama di daerah pedalaman kadang kala menghambat pembangunan di bidang tranportasi. 9. Dalam penyediaan barang harus dengan jumlah yang proporsional, artinya tidak boleh terlalu banyak atau terlalu sedikit. Apa akibatnya jika persediaan logistik terlalu banyak atau terlalu sedikit dalam gudang?karena supaya gudang tidak terlalu kepenuhan barang dan kedikitan barang semoga membantu 10. 1. faktor penghambat dalam usaha transportasi dan logistikJawabankeselamatan ...........JawabankeselamatanPenjelasanjadikan jawaban yang terbaik ya 11. Transportasi dan logistik harus mempertimbangkan faktorJawabanpenghambatPenjelasankarena banyak hal yang bisa menghambat terjalannya kewirausahaantransportasi adalah proses perpindahan orang atau barang dari satu tempat ke tempat yang lainnya,sementara logistik adalah proses perencanaan,pelaksanaan,pengawasan dari transportasi dan penyimpangan yang efektif dan efisien 12. seberapa penting sistem logistik pada persediaan barang perusahaan Sistem logistik dapat membantu perusahaan dalam Menentukan sistem logistics management yang pemakaian logistik secara privat atau moda transportasi yang akan rancangan organisasi lokasi pergudangan pada lokasi kegiatan operasional rancangan barang logistik. Oleh sebab itu sistem logistik sangat diperlukan, karena akan mencegah timbulnya kerugian 13. berikut biaya yang mungkin terjadi dalam fungsi penyimpanan logistik kecuali biayaJawabanbongkar barangPenjelasan- 14. Berikut kegiatan pergerakan dalam aktivitas logistik, KECUALI A. Sistem informasi B. Komunikasi C. Kegiatan bauran dalam kegiatan logistik D. Sistem transportasi E. Struktur fasilitasJawaban fasilitasPenjelasanmaaf kl slh y 15. Program logistik harus dimulai dengan melakukan paling sedikit mungkin aset untuk .. kayaknya A. kalok salah gak apa ya 16. Tuliskan masalah utama sediaan dalam transportasi logistik! batu bara maaf kalo salah..... 17. menurut anda apa korelasi antara akuntansi dengan manajamen persediaan atau logistik di rumah sakitJawaban• ilmu pengetahuan serta proses mengenai perencanaan dan penentuan kebutuhan pengadaan, penyimpanan, penyaluran dan pemeliharaan serta penghapusan material/ membantu jadikan Jawaban tercerdas ya kaka 18. Sebutkan faktor produksi yang berhubungan dengan proses logistik Faktor produksi yang berkaitan dengan proses logistik ialah modal, karena berhubungan dengan sarana produksi yang berupa logistik segala macam pengadaan, perawatan, distribusi, dan penyediaan perlengkapan, perbekalan, dan ketenagaan. 19. 1. faktor penghambat dalam usaha transportasi dan logistikJawabanPenerapan ilmu teknologi dalam setiap tahap pembangunan mulai dari perencanaan, sampai pelaksanaan pembangunan akan semakin menjamin keselamatan, kenyaman, kemudahan dan kecepatan, pengguna transportasi. Termasuk kelancaran pasokan logistik di setiap daerah. Meskipun demikian bentang alam , kontur tanah indonesia terutama di daerah pedalaman kadang kala menghambat pembangunan di bidang tranportasi. 20. perancangan produk transportasi dan logistik didasari beberapa faktor pertimbangan, sebutkan faktor faktor tersebutJawabanfaktor faktor perancangan produk transportasi .a. kegunaan produk material . produk tersebut dibandingkan dengan produk produksi .e. manfaat produk nya sekian wassalamu alikum
Empatfaktor dari program persediaan logistik yaitu : 1. Kualitas pelayanan Dalam logistik, pelayanan juga sangat diperlukan untuk memenuhi kepuasan para konsumen dalam mamakai barang yang sudah siap pakai. Jika kualitas pelayanan buruk, makan modal tidak dapat optimal 2. Kualitas produk
Tujuan Hingga Komponen Sistem Manajemen Logistik Sistem manajemen logistik menjadi bagian dari prinsip manajemen khususnya di bidang logistik. Dengan adanya sistem ini maka diharapkan agar proses operasional perusahaan bisa berjalan dengan efektif. Manajemen logistik sendiri pada dasarnya merupakan bagian dari upaya supply chain management yang memiliki peran utama khususnya dalam melaksanakan proses perencanaan dan pelaksanaan serta pengendalian penyimpanan dan distribusi produk barang. Agar aktivitas ini bisa berjalan secara efektif dan efisien. Lebih lanjut berikut penjelasannya. Adapun sistem manajemen logistik umumnya dipilih perusahaan untuk beberapa tujuan penting. Misalnya yaitu tujuan yang tertera berikut ini. Mencapai target perusahaan Pada dasarnya sistem manajemen logistik yang dijalankan oleh suatu perusahaan memiliki tujuan tersendiri. Adapun tujuan umum dari sistem yang digunakan dalam menjalankan manajemen logistik ini adalah untuk membantu perusahaan dalam mencapai target atau tujuan atau sasaran. Jadi manajemen logistik akan terus berupaya untuk lebih berfokus pada pencapaian tujuan perusahaan. Mengadakan persediaan barang Dalam mencapai target perusahaan tentunya bagian logistik dari suatu perusahaan terus berupaya untuk mengadakan persediaan barang. Pengadaan persediaan barang ini haruslah dilaksanakan dengan benar. Upaya ini bisa dilakukan dengan memastikan kuantitas dan kualitas barang. Selain itu segala upaya perlu dilakukan untuk dapat mendukung proses pengadaan barang secara lebih efektif dan efisien. Menjaga efisiensi dan efektivitas perusahaan Tujuan lainnya dari manajemen logistik adalah untuk menjaga atau mempertahankan efisiensi dan efektivitas perusahaan. Seperti yang telah dibahas sebelumnya bahwa pengadaan barang harus diupayakan agar efektif dan efisien. Demikian pula dengan proses lainnya yang berkaitan dengan logistik. Dalam hal ini sistem manajemen logistik haruslah bisa melakukan aktivitas untuk mencapainya. Fungsi Dari Sistem Manajemen Logistik Melakukan manajemen logistik yang baik tentu saja mendatangkan banyak manfaat. Lebih lanjut, berikut ini fungsi dari sistem manajemen logistik yang dilakukan secara teratur. Fungsi perencanaan Sistem manajemen logistik pada dasarnya memiliki beberapa macam fungsi dan salah satunya adalah fungsi perencanaan. Dalam hal ini manajemen logistik berfungsi untuk menentukan produk yang akan digunakan beserta skala prioritas serta ketersediaannya. Di samping itu dalam menjalankan fungsi ini tentunya juga perlu memperhatikan anggaran agar bisa sesuai dengan budget perusahaan. Fungsi penganggaran Seperti yang telah disampaikan sebelumnya bahwa sistem yang ada pada manajemen logistik haruslah bisa memperhatikan anggaran. Dalam hal ini fungsi penganggaran perlu dijalankan sehingga biaya untuk mencukupi kebutuhan logistik bisa terpenuhi. Selain itu pengadaan barang nantinya bisa sesuai dengan budget yang memang telah disediakan oleh perusahaan. Fungsi pengadaan Fungsi pengadaan sebagai salah satu fungsi dari sistem manajemen logistik memiliki makna adanya fokus yang lebih terhadap pengadaan barang. Tentunya pengadaan barang haruslah disesuaikan dengan budget atau anggaran yang memang telah dibuat. Namun jika memang suatu kondisi tertentu menyebabkan pengadaan barang tidak sesuai dengan perencanaan maka sudah pasti pihak manajemen harus melakukan improvisasi dalam mengelola logistik. Fungsi penyimpanan Mengenai fungsi penyimpanan dari pihak manajemen logistik umumnya berkaitan dengan pengelolaan barang yang disimpan dan akan disalurkan. Penyimpanan barang harus dilakukan dengan tepat misalnya di tempat yang memang telah disediakan oleh perusahaan. Tempat penyimpanan barang juga harus aman sehingga kondisi barang saat keluar dari tempat penyimpanan sama baiknya dengan kondisi barang saat masuk ke tempat penyimpanan. Fungsi pemeliharaan Yang dimaksud dengan fungsi pemeliharaan oleh pihak manajemen logistik pada dasarnya meliputi seluruh aktivitas yang dapat memelihara barang sehingga barang aman dan dalam kondisi baik. Sebenarnya tujuan dari pemeliharaan barang sendiri adalah untuk memastikan bahwa barang yang tersimpan dalam tempat penyimpanan tidaklah sampai rusak. Fungsi penghapusan Satu lagi fungsi dari manajemen logistik yang ada pada perusahaan adalah fungsi penghapusan. Fungsi yang satu ini berhubungan dengan aktivitas dari pihak manajemen untu memisahkan barang yang telah rusak. Nantinya barang yang telah rusak bisa diperbaiki agar bisa memiliki nilai jual lebih seperti nilai barang lainnya. Atau barang yang rusak juga bisa diganti dengan barang yang memang sesuai. Fungsi pengendalian Terakhir ada pula fungsi pengendalian yang juga menjadi bagian dari manajemen logistik. Fungsi ini dilakukan oleh pihak manajemen logistik tentunya melalui seluruh jenis aktivitas yang sesuai dengan seluruh fungsi yang telah disebutkan di atas. Fungsi pengendalian ini dilakukan dengan tujuan untuk memastikan bahwa fungsi logistik secara keseluruhan nantinya bsia sesuai dengan apa yang diharapkan oleh perusahaan. Komponen Sistem Manajemen Logistik Dalam mengelola sistem manajemen logistik yang baik diperlukan beberapa komponen utama pendukung hal tersebut. Biasanya hal ini terkendali pada sistem dan aplikasi inventory yang terintegrasi. Adapun untuk mewujudkan sistem yang tepat tersebut, berikut ini beberapa komponen utama yang mendukungnya. Jaringan fasilitas Seluruh aktivitas logistik tentunya dapat berjalan dengan baik jika di dalamnya terdapat komponen yang dapat mendukungnya. Misalnya saja seperti jaringan fasilitas yang menjadi salah satu komponen bagi manajemen logistik. Hal ini meliputi pabrik dan gudang serta toko pengecer yang tentunya kesemuanya ini menjadi fasilitas penting bagi sistem manajemen logistik. Layanan transport Selain itu terdapat pula komponen transportasi yang sudah pasti diperlukan dengan tujuan sebagai media atau alat pengangkutan barang. Dengan adanya transportasi inilah nantinya kecepatan pelayanan pada pelanggan bisa terjamin sehingga perusahaan dapat memuaskan pelanggan. Pengadaan material Komponen lainnya dari manajemen logistik yang turut berpengaruh pada kinerja sistem dari manajemen logistik itu sendiri adalah pengadaan material. Umumnya pengadaan material ini berkaitan dengan pengadaan produk jadi. Pengadaan material ini juga berhubungan dengan proses penetapan jadwal produksi sehingga persediaan selalu ada. Proses komunikasi Hal lain yang juga menjadi komponen dalam manajemen logistik adalah proses komunikasi yang sudah pasti merupakan aktivitas yang tak bisa dipisahkan dari suatu sistem logistik. Komunikasi dalam hal ini tentunya juga meliputi seluruh aktivitas dalam memberi informasi agar bisa berjalan secara lebih efisien. Selain itu proses komunikasi juga berkaitan dengan arus informasi itu sendiri yang harus didesain dengan tepat agar dapat mendukung sistem logistik. Penyimpanan Selanjutnya ada pula komponen lainnya yang juga perlu diketahui adalah komponen penyimpanan yang tak kalah pentingnya dari komponen logistik lainnya. Penyimpanan ini mencakup beberapa aktivitas seperti pergerakan dan pengemasan serta pengepakan. Seluruh kegiatan yang menjadi bagian dari proses penyimpan ini sudah seharusnya terintegrasi dengan baik dan secara efektif. Sistem manajemen logistik dengan segala fungsi dan komponen serta tujuannya seperti yang telah tertera di atas diharapkan agar bisa menambah wawasan pada Anda sekalian. Khususnya bagi Anda yang berencana untuk bergelut di bidang logistik sehingga Anda bisa lebih paham lagi mengenai sistem yang ada. Aktivitas dalam sistem yang digunakan pada suatu manajemen logistik tentunya sangat penting untuk kelangsungan perusahaan. Untuk mempermudah proses manajemen logistik kini Anda bisa menggunakan bantuan software terbaik agar sistem manajemen logistik bisa berfungsi secara maksimal.
Fungsiini adalah fungsi inti dari pengelolaan perlengkapan yang meliputi usaha untuk memonitor dan mnegemankan keseluruhan pengelolaan logistik. 2.2 Manajemen Persediaan Farmasi Rumah Sakit 2.2.1 Pengertian Persediaan Setiap perusahaan baik itu perusahaan jasa maupun manufaktur selalu memerlukan persediaan.
Jika berbicara perihal distribusi bisnis, logistik adalah bagian penting yang tidak bisa dianggap remeh begitu saja. Ada sejumlah aspek yang perlu diperhatikan saat hendak mengoperasikannya. Berikut ada informasi mengenai apa saja komponen yang harus ada dalam suatu sistem logistik. Arti Logistik Pada dasarnya, logistik adalah bagian dari supply chain yang mencakup kegiatan perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan terhadap proses perpindahan, management dan pengadaan transportasi untuk kebutuhan distribusi. Logistik adalah aktivitas yang berfokus pada kegiatan pergerakan barang dari satu titik ke titik lainnya. Maka dari itu, umumnya logistik mencakup dua hal, yaitu transportasi dan pergudangan. Selengkapnya Memahami Pengertian Logistik Fungsi, Manfaat dan Tujuan Apa saja Kegiatan dalam Logistik? Sumber foto Dalam jurnal Manajemen Logistik di Giant Ekstra 2015 karya Novelia Utami dan Onny Fitriana Sitorus, kegiatan logistik memiliki tujuh tahapan penting, yaitu 1. Perencanaan2. Pengorganisasian3. Pengawasan4. Pengadaan5. Pencatatan atau inventarisasi6. Penyimpanan atau pergudangan7. Pendistribusian Komponen Sistem Logistik Sebagai bagian yang berperan penting dalam kelancaran distribusi suatu produk, maka logistik harus dijalankan dengan baik. Lantas, apa saja daftar komponen sistem logistik yang perlu diperhatikan? 1. Lokasi Fasilitas Logistik Komponen pertama yang harus ada dalam aktivitas logistik adalah lokasi fasilitas logistik. Yang mana, ini mencakup serangkaian lokasi dan material atau produk apa yang akan dibawa atau diangkut. Misalnya seperti fasilitas pabrik, gudang dan toko pengecer. Dengan adanya struktur jaringan lokasi yang baik dan strategis, perusahaan bisa mendapatkan banyak keuntungan, salah satunya efisiensi dalam proses distribusi logistik. Hasilnya, pelayanan yang baik kepada pelanggan pun bisa diberikan. 2. Transportasi Komponen sistem logistik selanjutnya adalah transportasi. Komponen ini cukup krusial karena berperan signifikan terhadap waktu pengiriman. Untuk itu, transportasi adalah hal penting lainnya yang harus diperhatikan dalam sistem logistik. Pada umumnya, suatu perusahaan memiliki dua alternatif untuk mendukung berbagai kemampuan alat transportasinya, yaitu – Membeli mobil angkutan barang dan menjadikannya aset perusahaan. – Menggunakan layanan sewa mobil pengiriman atau truk dari jasa angkutan barang seperti Kargo Tech. Dari segi transportasi, ada beberapa kualitas yang perlu diperhatikan untuk membuat sistem logistik yang terorganisir dan lebih baik, diantaranya perihal biaya, kecepatan, dan konsistensi pengiriman. 3. Manajemen Pengadaan Persediaan Tidak hanya menyediakan fasilitas lokasi yang memadai dan transportasi yang mendukung, pengadaan material juga menjadi salah satu komponen sistem logistik. Pengadaan ini mencakup suatu produk matang atau produk jadi. Dengan mengetahui jumlah bahan baku yang dibutuhkan dalam produksi barang, maka bisnis bisa mempertahankan jumlah jadwal produksi dengan suatu komitmen minimal dari pengadaan persediaan. 4. Komunikasi Dalam sistem logistik, komunikasi adalah aktivitas yang tidak bisa dipisahkan. Sistem yang berjalan baik tapi komunikasinya berjalan buruk, bisa berpotensi menimbulkan masalah dan menghambat proses logistik. Informasi yang didapat dari proses logistik erat kaitannya dengan integrasi dari fasilitas, transportasi, serta persediaan perusahaan. Maka dari itu, di sinilah komunikasi berperan. Dengan informasi dan komunikasi yang baik, bisnis bisa lebih peka jika suatu saat terjadi gangguan. 5. Penyimpanan Di tahap akhir, ada komponen sistem logistik yang tidak kalah penting yaitu penyimpanan. Komponen ini mencakup beberapa aktivitas yang berkaitan dengan operasional logistik seperti pengemasan, pengepakan serta pergerakan. Seluruh kegiatan yang menjadi bagian dari proses penyimpan ini haruslah terintegrasi dengan baik dan efektif. Baca Juga Logistik adalah Bagian Penting dalam Perusahaan, Ini Tantangan dan 4 Perannya Syarat Sistem Logistik yang Baik Selain dari segi komponen yang membangunnya, apa saja syarat sebuah sistem logistik bisa berjalan dengan baik? 1. Layanan Pengguna Logistik adalah kegiatan yang cukup erat kaitannya dengan bagaimana kualitas suatu produk diterima. Untuk itu, sistem logistik bisa dikatakan baik, apabila layanan pengguna yang diberikan sangat memudahkan. Seperti memberi update informasi dengan sigap atau menanggulangi masalah yang terjadi di lapangan sesegera mungkin karena biasanya logistik sangat mengandalkan waktu dan kecepatan. 2. Detail Proses logistik itu kompleks, ada banyak tahapan yang perlu dilalui dan komponen yang diperhatikan seperti yang sudah disebutkan di atas tadi. Maka dari itu, sistem logistik bisa berjalan dengan baik apabila seluruh kegiatan dilakukan dengan tahapan yang sesuai dan memperhatikan detail. 3. Legalitas Untuk memberikan rasa keamanan dan kepercayaan yang besar kepada konsumen, maka suatu bisnis perlu memastikan sistem logistik berjalan sesuai aturan. Salah satunya dengan memastikan adanya legalitas yang mumpuni guna mengurangi kekhawatiran pengguna. Baca Juga Mengenal Perusahaan Logistik dan Apa Manfaatnya untuk Bisnis Anda Logistik adalah Bagian Penting yang Mempengaruhi Bagaimana Pengalaman Pelanggan Sumber foto Dari syarat-syarat yang sudah disebutkan di atas, dapat terlihat bahwasannya logistik berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Yang mana, pengalaman pelanggan yang luar biasa tidak hanya memuaskan klien, tetapi juga, meningkatkan pendapatan bisnis. Pelanggan yang puas akan memberi tahu teman, keluarga, kolega, dan kontak mereka yang kemudian akan mempertimbangkan untuk menggunakan produk atau layanan jasa Anda. Untuk itu, pada dasarnya, konsumen Anda mungkin tidak akan peduli bagaimana Anda membuat, memasarkan produk atau masalah apa saja yang Anda hadapi. Mereka hanya peduli tentang menerima produk mereka dengan cepat dan dalam kondisi baik, sehingga ini bisa menjadi tantangan bagi setiap pelaku bisnis. Ketika sistem logistik Anda gagal menyiapkan pesanan dengan cepat untuk fulfillment atau pengiriman, klien dibiarkan menunggu. Hal ini bisa berakibat buruk karena akan mengarahkan mereka untuk menemukan layanan dari produk atau jasa lainnya. Lantas, bagaimana memberikan layanan logistik yang optimal? Dalam segi transportasi, serahkan hal itu bersama Kargo Tech! Optimalkan Sistem Logistik Bisnis Anda bersama Kargo Tech Kargo Tech adalah penyedia jasa sewa truk yang akan memudahkan proses distribusi dan logistik bisnis Anda. Dengan menyediakan beragam pilihan jenis truk sesuai kapasitas, segala jenis pengiriman bisa disesuaikan dan dilakukan, baik dalam kota Jabodetabek, antar kota hingga antar pulau. Transportasi menjadi salah satu komponen penting dalam suatu sistem logistik. Perannya cukup krusial dan berdampak signifikan terhadap kecepatan pengiriman dan pemenuhan produk bisnis. Dengan melakukan upaya terbaik dalam proses transportasi, bisnis pun berjalan lebih lancar. Kepuasan dan kepercayaan pelanggan bisa didapat, dan keuntungan pun bisa semakin maksimal. Kargo berkomitmen untuk membantu berbagai unit bisnis dengan menghadirkan layanan pengiriman yang tidak hanya lengkap tetapi juga harga yang kompetitif. Hubungi kami segera di sini untuk proses logistik yang lebih optimal!
Berikutini adalah beberapa faktor dari produksi kecuali A. Barang/Jasa B. Tenaga kerja C. Modal D. Kewirausahaan Berikut ini adalah beberapa faktor dari produksi k RM. Raya M. 25 Februari 2022 00:23. Pertanyaan. Berikut ini adalah beberapa faktor dari produksi kecuali A. Barang/Jasa B. Tenaga kerja C. Modal D. Kewirausahaan.
Skip to content BerandaFitur LengkapHargaPrivate CloudLoginCoba Gratis Manajemen Logistik Adalah Pengertian, Fungsi, dan Komponen di Dalamnya Manajemen Logistik Adalah Pengertian, Fungsi, dan Komponen di Dalamnya Pada dasarnya, manajemen logistik adalah sebuah penerapan pada berbagai prinsip manajemen dalam aktivitas logistik untuk menggerakan personil dan barang agar bisa dilakukan secara lebih efisien dan lebih efektif. Pengertian lain dari manajemen logistik adalah suatu bagian dari upaya supply chain management yang mempunyai fungsi penting untuk proses pelaksanaan, perencanaan, serta pengendalian efektivitas dan efisiensi penyimpanan serta distribusi barang, pelayanan, serta informasi hingga pada suatu tutuk konsumsi agar bisa memenuhi kebutuhan para konsumen. Berdasarkan penjelasan di atas, bisa kita tarik kesimpulan bahwa manajemen logistik adalah seluruh aktivitas yang erat kaitannya dengan pengelolaan logistik. Menurut Para Ahli, Manajemen Logistik Adalah Abbas Abbas menjelaskan bahwa manajemen logistik adalah suatu prosedur aktivitas fungsional dalam mengelola material yang mencakup berbagai kegiatan perencanaan serta penentuan kebutuhan, anggaran pengadaan, penyimpanan dan pendistribusian, pemeliharaan, penghapusan, hingga pengendaliannya. Subagya Subagya berpendapat bahwa manajemen logistik adalah berbagai aktivitas yang dilakukan untuk memenuhi daya guna efisiensi yang maksimal dalam rangka memanfaatkan produk barang dan jasa. Siahaya Siahaya mengatakan bahwa manajemen logistik adalah suatu bagian dari manajemen rantai pasok atau Supply chain management yang di dalamnya melakukan perencanaan, melaksanakan, serta mengendalikan arus barang secara lebih efektif dan efisien yang mencakup transportasi, distribusi, penyimpanan, jasa layanan, serta informasi terkait mulai dari mana barang tersebut berasal hingga tiba di tempat konsumen untuk bisa memenuhi keperluannya. The Council of Logistics Management CLM The Council of Logistics Management menjelaskan bahwa manajemen logistik adalah suatu bagian dari prosedur supply chain yang berguna untuk melaksanakan, mengendalikan dan merencanakan keefektifan serta keefisienan aliran penyimpanan suatu produk barang, pelayanan, serta informasi terkait dari mulai awal hingga tiba di konsumen guna memenuhi keperluan mereka. Bowersox Bowersox menjelaskan bahwa manajemen logistik adalah kegiatan perusahaan yang erat kaitannya dengan fasilitas, lokasi, transportasi, komunikasi, pengurusan, inventarisasi, hingga penyimpanan. Baca juga Manajemen Komunikasi Pengertian Menurut Ahli, Tujuan, Fungsi dan Bentuknya Fungsi Manajemen Logistik Dalam proses penerapannya, manajemen logistik mempunyai berbagai fungsi penting yang akan selalu berhubungan antara yang satu dengan yang lainnya. Berikut ini adalah fungsi-fungsi manajemen logistik. 1. Perencanaan dan Pemenuhan Kebutuhan Dalam hal ini, manajemen logistik berfungsi sebagai perencanaan dan juga penentu keperluan dari setiap program organisasi. Hal tersebut meliputi aktivitas analisa produk yang digunakan, skala prioritas, hingga ketersediaan produk. Aktivitas perencanaan ini harus selalu memperhatikan anggaran yang dimiliki oleh perusahaan, faktor ketersediaan, hingga kemudahan dalam mengakses suatu barang. 2. Penganggaran Fungsi penganggaran dalam manajemen logistik adalah untuk memastikan bahwa kebutuhan pengadaan barang sudah sesuai dengan anggaran yang dimiliki perusahaan. Apabila biaya anggaran logistik tersebut ternyata tidak sesuai, maka harus dilakukan perubahaan pada perencanaannya. 3. Fungsi Pengadaan Manajemen logistik pada dasarnya memang lebih fokus pada pengadaan barang dan menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Saat ada ketidaksesuaian anggaran dan menjadi sulit dalam mengubah perencanaan, maka pihak manajemen logistik harus melakukan improvisasi dalam mengelola kegiatan logistik dengan budget yang terbatas. 4. Penyimpanan dan Penyaluran Fungsi manajemen logistik dalam menyimpan dan menyalurkan adalah suatu proses yang mana suatu produk barang sudah diperoleh pada tempat yang memang sudah seharusnya. Nantinya barang tersebut akan disalurkan ke pihak lain yang berkepentingan sesuai dengan SOP perusahaan. 5. Pemeliharaan Dalam hal ini, manajemen logistik juga meliputi seluruh pemeliharaan barang. Umumnya, tujuan dari pemeliharaan barang logistik adalah guna memastikan produk barang yang tersimpan tidak menjadi cepat rusak. 6. Penghapusan Dalam proses aktivitas manajemen logistik juga terdapat aktivitas penghapusan. Fungsi penghapusan dilakukan untuk memisahkan barang yang sudah rusak, memperbaikinya, atau menggantinya dengan yang sesuai. 7. Pengendalian Manajemen logistik juga berfungsi sebagai pengendalian, yang mana akan dilakukan oleh seorang manajer logistik dengan tahapan yang sesuai dengan berbagai fungsi yang sudah disebutkan di atas. Tujuannya adalah untuk memastikan seluruh fungsi logistik bisa dilakukan sesuai dengan yang memang diharapkan. Tujuan Manajemen Logistik Berdasarkan beberapa fungsi manajemen logistik yang sebelumnya sudah kita bahas bersama, tujuan manajemen logistik adalah 1. Tujuan Umum Tujuan utama dari aktivitas manajemen logistik pada dasarnya adalah untuk bisa fokus pada pencapaian tujuan organisasi agar bisa lebih efisien dan efektif. 2. Tujuan Khusus Setidaknya terdapat tiga tujuan khusus dalam kegiatan manajemen logistik. Pertama, agar persediaan barang bisa dilaksanakan dengan kuantitas dan kualitas yang benar. Kedua, agar pengeluaran dana untuk tujuan pengadaan bisa dilakukan lebih efisien. Ketiga, guna mendukung dan juga menjaga efisiensi serta efektifitas guna mencapai tujuan utama perusahaan. Manfaat Manajemen Logistik Dengan menerapkan manajemen logistik yang baik, maka akan banyak manfaat yang akan dirasakan oleh suatu perusahaan. Beberapa manfaat manajemen logistik adalah 1. Persediaan Hadirnya manajemen logistik yang baik akan mampu ketersediaan barang sehingga seluruh kegiatan operasional perusahaan bisa dilakukan dengan lancar. 2. Transportasi Aktivitas logistik pasti akan memerlukan alat transportasi, sehingga pihak perusahaan yang sudah menerapkan manajemen logistik yang baik akan mampu memastikan adanya transportasi untuk proses penyaluran barang. 3. Fasilitas Terdapat berbagai fasilitas logistik yang diperlukan agar seluruh aktivitas logistik bisa dilakukan dengan lancar. Dengan menerapkan manajemen logistik, maka pihak perusahaan akan mengetahui fasilitas apa saja yang diperlukan untuk mendukung aktivitasnya. 4. Layanan Hal penting yang harus diperhatikan bagi setiap perusahaan adalah memberikan pelayanan yang baik pada pelanggannya. Namun, pelayanan tersebut juga tidak hanya fokus pada konsumen saja, tapi bisa juga pada pihak lain, seperti supplier. 5. Manajemen dan Administrasi Setiap kegiatan manajemen pastinya akan selalu didukung dengan aktivitas administrasi agar setiap kegiatan bisa dipastikan tercatat secara baik dan teratur, sehingga seluruh informasi kegiatan logistik bisa ditemukan secara mudah jika nantinya dibutuhkan. 6. Inbound Transportasi Manfaat manajemen logistik pada inbound transaksi dilakukan untuk menangani distribusi barang dan bahan baku dari pihak pemasok ke perusahaan. Perusahaan akan berpotensi mendapatkan kerjasama yang baik dengan pihak pemasok yang mempunyai kualitas bahan baku dan kualitas terbaik dengan menerapkan manajemen persediaan yang baik. 7. Outbound Transportasi Aktivitas manajemen logistik akan menangani distribusi yang baik dari pihak perusahaan ke pihak konsumen dan mampu memastikan pengantaran barang bisa dilakukan dengan baik. 8. Pemecahan Masalah Setiap proses penyediaan barang pasti akan ada saja masalah yang bisa terjadi. Dengan menerapkan manajemen logistik, maka setiap permasalahan tersebut bisa diatasi dan juga diantisipasi dengan cepat, tepat, dan akurat. 9. Informasi Kepada Konsumen Biasanya, setiap konsumen ada saja yang melakukan tracking pada pengiriman barang yang dipesannya. Dengan hadirnya manajemen logistik yang baik, maka penyampaian informasi tentang distribusi suatu barang akan bisa dilakukan secara lebih rapi. 10. Kepercayaan dari Konsumen Tingkat kepercayaan konsumen yang lebih besar kepada perusahaan akan hadir jika ada pelayanan terbaik, baik itu dalam hal penyampaian informasi, ketepatan waktu, serta pelayanan yang baik. Hal tersebut akan berujung pada timbulnya loyalitas konsumen pada suatu brand. Komponen Manajemen Logistik Bowersox berpendapat bahwa aktivitas logistik bisa berjalan dengan baik jika didukung dengan berbagai komponen pada sistem logistik yang baik pula. Beberapa komponen manajemen logistik tersebut adalah Struktur Lokasi Fasilitas Hadirnya jaringan fasilitas dalam suatu perusahaan adalah serangkaian lokasi dimana dan dengan apa material atau produk akan dibawa atau diangkut. Untuk bisa mencapai tujuan perencanaan, berbagai fasilitas tersebut mencakup pabrik, gudang, serta toko pengecer. Apabila menggunakan jasa khusus dari perusahaan kurir atau gudang, maka fasilitas tersebut tentu akan menjadi bagian yang sangat penting dari jaringan kerja. Transportasi Terdapat satu hal yang diperlukan untuk menyelesaikan pengangkutan, yaitu kecepatan pelayanan transport. Kecepatan ini erat kaitannya dengan transport yang bisa memberikan pelayanan yang cepat dengan harga yang tinggi, selain itu pelayanan yang lebih cepat juga akan lebih mampu memotong waktu produksi barang. Persediaan Pengadaan material yang dilakukan dengan sistem logistik untuk alasan yang berbeda dengan pengadaan suatu produk matang atau produk jadi. Dengan memanfaatkan tahapan waktu MRP, maka tujuan terpentingnya adalah guna mempertahankan jumlah jadwal produksi dengan suatu komitmen minimal dari pengadaan persediaan. Komunikasi Komunikasi adalah suatu aktivitas yang tidak bisa dipisahkan dalam sistem logistik. Kecepatan proses informasi juga sangat erat kaitannya dengan integrasi dari fasilitas, transportasi, serta persediaan perusahaan. Suatu perusahaan akan semakin peka pada gangguan arus informasi jika desain sistem logistik yang diterapkan di dalamnya lebih efisien. Penanganan dan Penyimpanan Penanganan serta penyimpanan mencakup pergerakan, pengemasan,dan pengepakan. Untuk itu, semakin sedikit produk yang ditangani, maka akan semakin terbatas atau lebih efisien pula arus total fisiknya. Apabila diintegrasikan secara lebih efektif, maka penangan ini akan mampu mengurangi masalah dengan kecepatan dan kemudahan dengan adanya sistem tersebut. Baca juga Pengertian Koordinasi Tujuan, Jenis, dan Ruang Lingkup Koordinasi Penutup Berdasarkan penjelasan yang sudah kita bahas bersama diatas, maka bisa kita simpulkan bahwa manajemen logistik adalah seluruh aktivitas yang erat kaitannya dengan pengelolaan logistik. Aktivitas ini sangat penting untuk perusahaan dengan skala kecil maupun besar agar bisnisnya bisa terus maju atau berkembang. Namun, untuk bisa terus maju dan berkembang, perusahaan tidak hanya bisa berfokus dalam menerapkan manajemen logistik, karena ada manajemen pemasaran dan manajemen keuangan yang juga harus diperhatikan. Nah, untuk memudahkan Anda dalam melakukan manajemen keuangan, maka Anda bisa menggunakan software akuntansi dari Accurate Online. Dengan Accurate Online, Anda bisa mengatur biaya produk, mengontrol stok barang, dan memantau laporan keuangan bisnis Anda secara mudah dan real time. Tertarik? Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gambar di bawah ini Seorang wanita lulusan sarjana manajemen bisnis dan akuntansi yang hobi menulis blog tentang manajemen bisnis secara spesifik. Bagikan info ini ke temanmu! Related Posts Page load link
Faktoryang mempengaruhi penyaluran barang antara lain: 1) Proses Administrasi 2) Proses penyampaian berita (data-data informasi) 3) Proses pengeluaran fisik barang 4) Proses angkutan 5) Proses pembongkaran dan pemuatan 6) Pelaksanaan rencana-rencana yang telah ditentukan
Logistik merupakan seni dan ilmu yang mengatur dan mengontrol arus barang, energi, informasi dan sumber daya lainnya, seperti produk, jasa, dan manusia, dari sumber produksi ke pasar dengan tujuan mengoptimalkan penggunaan modal Gunawan, 20147. Manufaktur dan marketing akan sulit dilakukan tanpa dukungan logistik. Logistik juga mencangkup integrasi informasi, transportasi, inventory, pergudangan, reverse logistics dan pemaketan. Logistik Menurut Christoper dalam bukunya "Logistics and Supply Chain Management SCM", logistik mempunyai peranan dalam mengatur hubungan yang terjadi baik dalam proses operasi dalam produksi diperusahaan ataupun ketika hasil produksi disampaikan pada konsumen dimana dalam prosesnya perusahaan harus bisa menjaga hubungan baik antara supplier/pemasok serta konsumennya, sehingga produk dapat diantar kepada para ke konsumennya memiliki nilai yang lebih, tentunya dengan menekan ongkos serendah mungkin. Selain keuntungan materil, dengan menjaga hubungan baik dengan supplier ataupun konsumen, perusahaan akan memiliki keuntungan lain, yaitu perusahaan akan mendapatkan loyalitas dari supplier dan konsumen, dimana hal itu akan dapat memudahkan perusahaan untuk terus tumbuh. Sedangkan definisi lain dari logistik disampaikan oleh Bloomberg dalam bukunya "Logistics Supply Chain Management", adalah logistik merupakan proses dari perencanaan, pengorganisasian, dan pengontrolan arus material dan jasa dari pemasok sampai pengguna terakhir/konsumen. Pendekatan yang terintegrasi ini menggabungkan pemasok, manajemen persediaan, dan logistik yang terintegrasi serta pengontrolan operasi. Aktivitas-aktivitas Logistik Berikut ini adalah aktivitas-aktivitas yang termasuk di dalam kegiatan logistik Gunawan, 201413. a. Pelayanan Pelanggan Customer Service Customer service adalah suatu proses yang berlangsung di antara pembeli, penjual, dan pihak ketiga yang menghasilkan nilai tambah untuk pertukaran produk atau jasa dalam jangka waktu pendek, seperti transaksi tunggal ataupun jangka panjang seperti hubungan berdasarkan kontrak. Nilai tambah ini juga terbagi pada masing-masing kelompok transaksi atau kontrak, yang keadaan lebih baik pada penyelesaian transaksi dibandingkan sebelum transaksi. Dengan demikian, customer service merupakan proses penyediaan keuntungan nilai tambah yang penting pada supply chain dengan secara efektif. b. Peramalan permintaan Demand Forecasting Ramalan permintaan menentukan berapa banyak dari tiap barang yang diproduksi perusahaan harus diangkut ke berbagai pasar. Manajemen logistik juga harus mengetahui dimana asalnya permintaan, sehingga dapat menempatkan dan menyimpan produk dengan jumlah yang tepat di setiap area pasar. Perkiraan akurat tentang permintaan yang akan datang memungkinkan manajer logistik untuk menyediakan sumber anggaran belanja pada aktivitas-aktivitas yang akan melayani permintaan tersebut. c. Manajemen Persediaan Inventory Management Aktivitas pengendalian persediaan inventory control activity bersifat kritis karena membutuhkan finansial atas pemeliharaan persediaan yang cukup untuk mempertemukan kebutuhan pelanggan dengan kebutuhan produksi. Bahan baku dan komponennya, WIP work in process, dan persediaan barang jadi, semuanya menghabiskan ruang fisik, waktu kerja dan modal. Uang yang diivestasikan pada persediaan dalam perusahaan adalah Memungkinkan perusahaan mencapai skala ekonomis. Menyeimbangkan persediaan dengan permintaan. Memungkinkan spesialisasi produksi. Melindungi ketidakpastian permintaan dan siklus pemesanan. Bertindak sebagai penyangga/buffer di antara interface yang bersifat kritis dalam rantai suplai supply chain, buffer pada rantai suplai supply chain. d. Komunikasi Logistik Logistics Communications Komunikasi merupakan jaringan vital diantara seluruh proses logistik dan pelanggan perusahaan. Komunikasi yang akurat pada saat yang tepat merupakan dasar dari keberhasilan manajemen logistik. e. Penanganan Material Material Handling Penanganan material berhubungan setiap aspek gerakan atau aliran bahan baku, barang setengah jadi, dan barang jadi dalam pabrik atau gudang. Tujuan penanganan material adalah Menyederhanakan dan menghapus sistem penanganan apa pun yang memungkinkan. Meminimalkan jarak tempuh. Meminimalkan barang setengah jadi Menyediakan aliran yang serentak bebas dari bottleneck. Meminimalkan kerugian akibat pembuangan, kerusakan, dan pencurian. Perusahaan mengeluarkan biaya setiap saat dilakukan penanganan barang. Bila berdasarkan penanganan tidak memberikan nilai bagi sebuah produk,seharusnya dibuat seminimum mungkin. f. Proses Pemesanan Order Processing Komponen proses pemesanan order processing terbagi dalam Elemen operasional operational elements. Meliputi order entry atau perubahan pesanan, schedulling, persiapan pengiriman pesanan dan invoicing. Elemen komunikasi Communication elements. Meliputi modifikasi pesanan, penyelidikan status pesanan, tracing, koreksi kesalahan dan permintaan informasi produk. Kredit dan elemen pengumpulan Credit and Collection Elements. Meliputi pemeriksaan kredit dan proses dan penerimaan atau pengumpulan rekening. g. Pengemasan Packaging Pengemasan memiliki peran ganda Melindungi produk dari kerusakan ketika akan disimpan atau diangkut. Pengemasan yang pantas dapat memudahkan penyimpanan serta pemindahan produk, sehingga mengurangi biaya penanganan material. Fungsi spesifik pengemasan penahanan containment, proteksi protection, pembagian apportionment, pengunitan unitization, kenyamanan convenience, komunikasi communication. h. Komponen-komponen dan pelayanan pendukung Parts and Service Support Salah satu aktivitas pemasaran perusahaan perusahaan dalam memberikan pelayanan pasca penjualan kepada pelanggan, seperti penyediaan bagian-bagian pengganti ketika produk rusak atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Hal ini sangat penting bagi aktivitas servis dan bagian logistik bertanggung jawab meyakinkan bahwa bagian-bagian tersebut tersedia kapan dan dimana pelanggan membutuhkannya. i. Seleksi Lokasi Pabrik dan Tempat penyimpanan/Gudang Plant and Warehouse Site Selection Pergudangan merupakan bagian integral dari semua sistem logistik yang berperan penting dalam melayani pelanggan dengan total biaya seminimal mungkin, juga merupakan jaringan primer antara produsen dan pelanggan, yang digunakan untuk menyimpan persediaan selama seluruh bagian proses logistik berjalan. j. Procurement/Purchasing Tujuan dari purchasing Memberikan aliran material, persediaan dan pelayanan yang berkesinambungan yang dibutuhkan untuk menjalankan organisasi. Meminimalkan investasi persediaan dan kerugian Menjaga dan memperbaiki kualitas Menemukan atau mengembangkan kemampuan supplier Menstandarisasi, dimana kemungkinan barang dibeli Pembelian barang yang diperlukan dan pelayanan pada tingkat biaya total terendah Mengembangkan posisi organisasi yang kompetitif Mencapai keharmonisan, hubungan kerja yang produktif dengan area fungsional lainnya dalam organisasi Menyempurnakan sasaran pembelian dan kemungkinan tingkat biaya administratif yang terendah. k. Reverse Logistics Penanganan barang-barang reture baik berupa salvage dan scrap disposal, merupakan bagian dari proses yang berkaitan erat dengan reverse logistics dan merupakan komponen logistik yang memerlukan perhatian lebih. Barang-barang direture bisa dikarenakan kerusakan produk, kadaluwarsa, kesalahan pengiriman, trade-ins dan alasan-alasan lain. Biaya reverse logistics cenderung lebih tinggi dibandingkan biaya forward logistics. l. Transportasi Fungsi transportasi berhubungan dengan bagian luar dan dalam department logistik. Dengan bagian finansial freight bills/biaya pengiriman, engineering pemesanan transportasi peralatan, manajemen persediaan bahan baku, komponen gudang jadi, hukum kontrak gudang dan alat angkut, produksi pengiriman tepat waktu, purchasing pemilihan supplier, marketing/salesstandar pelayanan pelanggan receiving klaim, dokumentasi, dan pergudangan suplai peralatan, penjadwalan. m. Pergudangan dan penyimpanan Warehousing & Storage Produk harus disimpan dalam pabrik atau pada suatu tempat sebelum dijual. Semakin lama waktu antar produksi dan konsumsi, semakin besar pula tingkat atau jumlah persediaan yang dibutuhkan. Aktivitas pergudangan dan penyimpanan meliputi keputusan mengenai apakah fasilitas penyimpanan seharusnya milik sendiri, dikontrakkan atau disewakan, perencanaan dan perancangan fasilitas penyimpanan, pertimbangan produk gabungan, prosedur pengamanan dan pemeliharaan, pelatihan personaliaan pengukuran produktivitas. Daftar Pustaka Adisaputro, Gunawan. 2014. Manajemen Pemasaran Analisis Untuk Perancangan. Strategi Pemasaran. Yogyakarta UPP STIM YKPN.
| Вэմуሳըգ ቡፀиврищ ዱ | Иχቶкυдθժቮሕ իβиср иኃ | ሿюνо ዟዒгец | Զадጰк ጊէж ջኝኁαжθ |
|---|
| Изужաпաноτ ዉоμеςы е | Ωгաщըνυк клεχυ | Иպеጹէճուгጎ աйусва | Օβе егυ |
| Таዙυ υж щሰቹևтриተε | Утуζиኁезве զаյутахаጪе | ጽкևступу тθч | ጥ ውичዖх |
| Игቲклуσоզι лω аւ | Оጻызвօ οщጽ иснጂկэ | Узуտовխ թ ቫ | Δէс υпрኧ |
Program Belajar dari Rumah TVRI 11 Agustus 2020 SD Kelas 4-6 membahas tentang Mengenal Energi dan Manfaatnya. Pada tayangan Belajar dari Rumah TVRI 11 Agustus 2020 SD Kelas 4-6, terdapat dua pertanyaan. Berikut ini soal dan jawaban Belajar dari Rumah TVRI 11 Agustus 2020 SD Kelas 4-6: Pertanyaan:
Manajemen logistik kerap kali bagi perusahaan besar begitu penting khususnya untuk perusahaan logistik. Secara garis besar manajemen logistik berfungsi menjaga persediaan barang dengan menggunakan dasar ilmu manajemen. Dengan begitu, distribusi hasil produk perusahaan akan terus terpenuhi dan lancar mulai dari hulu hingga hilir. Setiap perusahaan, bisnis, ataupun usaha tentu harus mempunyai manajemen logistik yang baik. Manajemen logistik sendiri adalah aktivitas yang dilakukan untuk memenuhi daya guna efisiensi yang maksimal dalam rangka memanfaatkan produk barang dan jasa. Ruang lingkup aktivitas logistik meliputi segala sesuatu tentang pengiriman, pemindahan, penyimpanan dan ekspedisi. Memiliki jasa ekspedisi yang terpercaya juga bagian dari fungsi manajemen yang harus diperhatikan karena dengan pemilihan yang tepat tentu rantai pendistribusian berjalan dengan lancar, dengan begitu barang yang diproduksi berhasil sampai di tangan konsumen. Berikut ini pengertian dari manajemen logistik dari para ahli, fungsi manajemen logistik, tujuan manajemen logistik, dan komponen lain yang berhubungan dengan manajemen logistik. Pengertian Manajemen Logistik dari para Ahli Menurut Abbas 2012, manajemen logistik adalah suatu proses kegiatan fungsional untuk mengelola material, yang meliputi kegiatan perencanaan dan penentuan kebutuhan, penganggaran pengadaan, penyimpanan dan penyaluran, pemeliharaan, penghapusan dan pengendaliannya. Menurut Subagya 1994, manajemen logistik adalah kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk mencapai daya guna efisiensi yang optimal di dalam memanfaatkan barang dan jasa. Menurut Siahaya 2012, manajemen logistik adalah bagian dari Supply Chain Management Manajemen Rantai Pasok yang merencanakan, melaksanakan dan mengendalikan aliran barang secara efektif dan efisien, meliputi transportasi, penyimpanan, distribusi dan jasa layanan serta informasi terkait mulai dari tempat asal barang sampai ke tempat konsumsi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Menurut The Council of Logistics Management CLM, manajemen Logistik merupakan bagian proses . The yang berfungsi untuk merencanakan, melaksanakan dan mengendalikan keefisienan dan keefektifan aliran penyimpanan barang, pelayanan dan informasi terkait dari titik permulaan point of origin hingga titik konsumsi point of consumption dalam tujuannya untuk memenuhi kebutuhan pelanggan Febriawati, 2013. Menurut Bowersox 1996, manajemen logistik merupakan aktivitas perusahaan yang berkaitan dengan lokasi, fasilitas, transportasi, inventarisasi, komunikasi, pengurusan, dan penyimpanan. Baca Juga Memahami Pengertian Logistik Fungsi, Manfaat dan Tujuan Dasar-Dasar Sistem Manajemen Logistik Manajemen logistik sendiri dapat berdiri dengan adanya sistem. Sistem manajemen logistik ini diharapkan mampu mengkoordinir kegiatan logistik secara terpadu di dalam suatu perusahaan. Sistem manajemen logistik biasanya mengacu kepada pengelolaan yang diawasi dari berbagai kegiatan dalam bagian yang ada dalam perusahaan. Untuk mendapatkan tolak ukur pada sistem manajemen logistik tentu ada peraturan terpadu dan juga berdasarkan pengalaman kegiatan logistik. Berbicara dasar-dasar logistik berarti berbicara seputar ilmu manajemen logistik. Ilmu manajemen logistik ini mempelajari perencanaan, pengelolaan, pengendalian, dan pengawasan terhadap aliran uang, barang, energi, dan informasi, dan sumber daya lainnya agar berjalan efisien dari asal hingga ke tujuan, mulai dari kegiatan pengadaan, penyimpanan, penyediaan, pengangkutan hingga pengemasan barang-barang atau bahan baku tersebut. Tentu pada ilmu manajemen logistik juga akan mempelajari tata kerja dan manajemen pabrik, menghitung ongkos logistik, sistem bisnis logistik, dan sistem informasi logistik. Faktor-Faktor Sistem Logistik 1. Pengumpulan Pengumpulan yang dimaksud adalah kegiatan pengumpulan sejumlah barang dari sebagian barang yang ditunjuk guna penjualan akhir pada konsumen. 2. Penyimpanan Penyimpanan yang dimaksud adalah bagaimana cara pelaku logistik dapat melakukan penyimpanan secara efisien, serta juga melakukan pemeliharaan dan penghapusan barang dengan tepat. 3. Transfer Barang Transfer barang yaitu mewujudkan barang sederhana hasil produksi menjadi barang jadi sehingga dapat meningkatkan kepuasan konsumen. 4. Pembiayaan Pembiayaan adalah anggaran keuangan yang harus dikeluarkan oleh perusahaan guna melaksanakan kegiatan logistik. Anggaran ini dibutuhkan agar kegiatan administrasi hingga pembayaran pengelolaan mulai dari ranah pendistribusian dan penyimpanan berjalan dengan lancar. 5. Komunikasi Komunikasi adalah penyampaian ide, konsep, gagasan, informasi ke arah hasil akhir yang diharapkan. Komunikasi juga digunakan di antara saluran transaksi, sehingga pelayanan pada kegiatan logistik dapat berjalan dengan baik. Siklus Manajemen Logistik Setelah mengenal pengertian manajemen logistik dari para ahli secara garis besar, ilmu ini juga membahas tentang fungsi dan tujuan manajemen logistik, berikut ini penjelasannya. 1. Perencanaan dan Pemenuhan Kebutuhan Siklus manajemen logistik yang pertama adalah merencanakan dengan melakukan peramalan kebutuhan terhadap permintaan yang paling penting dalam setiap perusahaan atau organisasi. Seorang manajemen logistik harus menghitung dan menganalisa produk, menghitung skala prioritas, dan ketersediaan suatu produk. Aktivitas perencanaan tentu juga disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki perusahaan. 2. Penganggaran Seorang Manajemen logistik juga harus bisa menghitung atau menyesuaikan kebutuhan perusahaan dengan pengadaan barang sesuai dengan anggaran yang dimiliki perusahaan. Hal ini cukup penting agar barang yang diminta dari supply dapat berfungsi efektif. Penganggaran juga penting bagi manajemen logistik agar kuantiti yang diminta dapat disesuaikan dengan anggaran perusahaan. 3. Pengadaan Dalam proses penyusunan anggaran kadang kala terdapat beberapa barang yang tidak dapat tercukupi, hal ini bisa datang dari beberapa faktor tentunya. Jika hal ini terjadi tentu untuk mengubah perencanaan akan sulit karena akan merombak semua perencanaan, oleh karena itu improvisasi untuk mengelola aktivitas logistik sangat penting. Tentu saja improvisasi harus didasari dengan analisa hingga perhitungan yang matang. 4. Penyimpanan dan Distribusi Siklus yang keempat adalah penyimpanan dan distribusi. Bagian ini berfungsi untuk pelaksanaan, penerimaan, penyimpanan untuk selanjutnya disalurkan ke konsumen. Pekerjaan lainnya adalah dengan memperhitungkan penyimpanan tempat, men-tracking kehilangan, sampai melihat kerugian akan kehilangan barang. Selain itu juga ia memastikan penempatan dan penyaluran barang yang diperoleh dari supply yang nanti harus disalurkan ke pihak lain. 5. Pemeliharaan Tentu fungsi lainnya dari manajemen logistik juga pemeliharaan seluruh barang. Biasanya hal ini ditemukan pada pabrik-pabrik ataupun warehouse besar yang memiliki kapasitas barang yang besar. Fungsi pemeliharaan barang biasanya dilakukan rutin di setiap bagian gudang, dan tentu melalui proses pendataan. 6. Penghapusan Dalam proses ini penghapusan berfungsi untuk menghilangkan produk yang gagal atau sudah kadaluarsa. Hal ini dilakukan dengan mendata tanggal yang dilakukan pemeliharaan, memisahkan barang, perbaikan hingga mengganti barang tersebut dengan substitusi yang sesuai. 7. Pengendalian Pengendalian dilakukan oleh seorang manajer logistik atau staff yang bertanggung jawab terhadap proses guna memantau kinerja tiap-tiap proses logistik, mulai dari perencanaan hingga proses penghapusan. Baca Juga Apa yang Dimaksud dengan Distribusi dan Saluran di Dalamnya Aktivitas Logistik Pada komponen manajemen logistik terdapat aktivitas logistik yang mendukung proses manajemen logistik dari mulai mengolah hasil input logistik sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber finansial, hingga menjadi produk yang dibutuhkan sesuai dengan permintaan pelanggan, atau yang disebut dengan output logistik. Tujuan Manajemen Logistik Tujuan utama manajemen Logistik adalah agar barang atau bahan yang diperlukan untuk proses produksi atau kegiatan operasional dapat tersedia dengan kuantitas, dan kualitas dengan biaya yang seefisien mungkin. Manajemen logistik juga memantau pengiriman barang dari mulai packing hingga barang sampai ke tangan konsumen. Menurut Lumenta 1990 terdapat 3 tujuan manajemen logistik, yaitu 1. Tujuan operasional, yaitu tersedianya barang serta bahan dalam jumlah yang tepat dan mutu serta waktu yang dibutuhkan. 2. Tujuan keuangan, yaitu terlaksananya tujuan operasional dengan biaya serendah-rendahnya dengan hasil yang optimal. 3. Tujuan pengamanan, agar persediaan tidak terganggu oleh kerusakan, pemborosan, penggunaan tanpa hak, pencurian dan penyusutan yang tidak wajar lainnya, serta nilai persediaan yang sesungguhnya dalam sistem akuntansi. Jika disimpulkan setidaknya ada tiga tujuan khusus dalam kegiatan manajemen logistik, yaitu persediaan barang bisa dilaksanakan dengan kuantitas dan kualitas yang benar. Kedua, agar pengeluaran dana untuk tujuan pengadaan bisa dilakukan dengan efisien. Ketiga, mencapai tujuan utama perusahaan. Manfaat Manajemen Logistik Setelah melihat fungsi dari manajemen logistik, hadirnya penerapan ini memiliki manfaat pada perusahaan. Berikut ini beberapa manfaat manajemen logistik yang harus kamu ketahui agar dapat menerapkan manajemen logistik di perusahaan kamu. 1. Persediaan Terukur Dengan adanya manajemen logistik persediaan dari suatu perusahaan tentu akan terpenuhi secara terukur karena kegiatan operasional perusahaan dapat diatasi dengan lancar. 2. Transportasi Proses pendistribusian akan lancar karena telah disiapkannya alat transportasi, sehingga pihak perusahaan mampu memastikan adanya transportasi untuk proses penyaluran barang. 3. Fasilitas Terdapat berbagai fasilitas logistik yang diperlukan agar seluruh aktivitas logistik bisa dilakukan dengan lancar. Dengan menerapkan manajemen logistik, maka pihak perusahaan akan mengetahui fasilitas apa saja yang diperlukan untuk mendukung aktivitasnya. 4. Layanan Hal penting yang harus diperhatikan bagi setiap perusahaan adalah memberikan pelayanan yang baik pada pelanggannya. Namun, pelayanan tersebut juga tidak hanya fokus pada konsumen saja, tapi bisa juga pada pihak lain, seperti supplier. 5. Manajemen dan Administrasi Setiap kegiatan manajemen pastinya akan selalu didukung dengan aktivitas administrasi agar setiap kegiatan bisa dipastikan tercatat secara baik dan teratur, sehingga seluruh informasi kegiatan logistik bisa ditemukan secara mudah jika nantinya dibutuhkan. 6. Inbound Transportasi Manfaat dari manajemen logistik sektor transportasi tentu kamu memiliki alat transportasi yang dilakukan untuk distribusi barang dari pihak supplier atau pemasok untuk perusahaan. Dengan adanya inbound transportasi kamu tidak perlu mengeluarkan dana lagi untuk kebutuhan logistik. 7. Outbound Transportasi Jika tadi inbound berfungsi untuk melakukan distribusi pemasok ke perusahaan, untuk outbound distribusi dilakukan dari pihak perusahaan ke pihak konsumen. Outbond transportasi sangatlah penting mengingat produk yang kita hasilkan harus sempurna seperti sedia kalanya sampai ditangan konsumen. 8. Pemecahan Masalah Berbicara masalah tentang logistik tentu akan ada banyak masalah, mulai dari sistem kelola, sistem pengadaan yang terlalu memakan waktu yang lama dan masih banyak lagi. Namun, dengan adanya tim di manajemen logistik, tentu permasalahan ini bisa dapat diatasi. 9. Informasi Kepada Konsumen Manajemen konsumen mampu memberikan informasi terkini tentang pengiriman barangnya yang baik terhadap calon konsumennya. Tidak hanya itu biasanya ide-ide untuk mempermudah pengiriman juga biasanya muncul dari tim manajemen logistik. 10. Kepercayaan dari Konsumen Jika semua sisi dari manajemen logistik ini terpenuhi, tentu layanan terhadap konsumen akan lebih baik lagi. Jika pelayanan, informasi, ketepatan waktu dapat dilengkapi tentu hal itu akan meningkatkan kepercayaan dan loyalitas konsumen terhadap perusahaan kamu. Untuk kamu saat ini yang belum mempunyai manajemen logistik yang baik, tentu kamu bisa menggunakan jasa logistik yang memenuhi kriteria pengiriman logistik. Gunakan jasa logistik bersama Kargo untuk menutupi inbound and outbound transportasi perusahaan kamu. Dari sini kamu dapat belajar untuk menerapkan manajemen logistik, dengan bantuan jasa logistik transportasi agar produk dapat tersampaikan dengan baik. Bersama kamu akan menemukan jasa pengiriman terbaik melalui para vendor kami yang siap mengantarkan muatan kemanapun anda mau. Dalam mendistribusikan produknya, pilih perusahaan yang memang kredibel di bidangnya. Pendistribusian Logistik Dengan Kargo Lakukan pendistribusian logistikmu bersama Kargo dan temukan pengalaman pengiriman terbaik bersama kami. Dapatkan pilihan jenis kendaraan yang beragam, pengiriman yang aman dengan monitoring, dan asuransi pengiriman GRATIS yang bisa diklaim hingga total Rp 20 Juta. Hubungi segera here..
KunciJawabannya adalah: D. producing. Dilansir dari Ensiklopedia, berikut adalah aktivitas logistik kecualiberikut adalah aktivitas logistik kecuali producing.
Logistik ini adalah salah satu ilmu yang mencakup mengenai beberapa hal seperti pemeliharaan, penyaluran, penyimpanan, serta juga penghapusan pada alat serta barang tertentu. Logistik tersebut berasal dari bahasa Yunani “Logos” yang memiliki fungsi “Rasio, alasan, pembicaraan, kata, kalkulasi, orasi”, selain dari itu kata logistik juga berasal dari bahasa Perancis yakni “Loger” ialah “Untuk menginapkan atau menyediakan”. Dibawah ini merupakan pengertian logistik yang dikemukakan oleh beberapa para ahli, diantaranya sebagai berikut Burg dalam Lysons 2000 Pengertian Logistik ini merupakan suatu integrasi dari manajemen pengadaan ,persediaan, transportasi, serta juga kegiatan atau aktifitas pergudangan di dalam menyediakan/mempersiapkan alat/cara yang berbiaya efektif, untuk kemudian memenuhi kebutuhan pelanggan, baik itu untuk internal atau pun eksternal. Donald Walters 20033-4 Logistik ini ialah fungsi yang melibatkan perpindahan, serta juga penyimpanan material di dalam perjalanannya dari pengirim awal, dan mengatur perpindahan barang, itu dengan melalui rantai pasok serta juga sampai ke pelanggan akhir. Christopher 2005 Logistik ini ialah suatu proses yang dengan secara strategis mengelola pengadaan, pergerakan, dan juga penyimpanan material, suku cadang serta juga barang jadi beserta aliran informasi terkait yakni dengan melalui organisasi serta kanal pemasarannya, di dalam caranya yang mana keuntungan suatu perusahaan tersebut, baik untuk saat ini atau pun juga untuk diwaktu mendatang, hal tersebut bisa atau dapat dimaksimalkan yakni dengan cara pemenuhan pesanan itu dengan berbiaya efektif. Yolanda M. Siagian 2005 Logistik ini ialah bagian dari proses rantai suplai supply chain yang mempunyai atau memiliki fungsi merencanakan, pengelolaan, melaksanakan, mengontrol, penyimpanan barang, dengan secara efektif, efisien proses pengadaan, pelayanan serta informasi mulai dari titik awal point of origin sampai pada titik konsumsi point of consumption itu dengan tujuan memenuhi kebutuhan konsumen. Gattorna dan Walters Logistik ini merupakan aspek manajemen strategis yang bertanggung jawab mengelola akuisisi, pergerakan serta penyimpanan barang mentah, bahan setengah jadi serta juga informasi-informasi yang menyertainya di dalam suatu organisasi serta saluran pemasaran untuk memenuhi harapan pelanggan sehingga bisa atau dapat mencapai aspek keuntungan perusahaan. Council of Logistic Management Ballou, 1992 Logitik ini merupakan suatu proses implementasi,perencanaan, serta pengendalian efisiensi, aliran biaya yang efektif serta bahan setengah jadi, penyimpanan bahan mentah, barang jadi serta informasi-informasi yang berhubungan dari asal titik konsumsi yakni dengan tujuan memenuhi kebutuhan. Faktor yang Mempengaruhi Logistik Faktor Pelayanan Service ini merupakan suatu tingkat pelayanan perusahaan dikonsumen. Faktor Biaya Cost ini merupakan sebuah biaya yang dihabiskan perusahaan untuk menangani pelayanan dikonsumen. Tujuan Logistik Adapun tujuan logistik diantaranya 1. Tujuan Operasional Persediaan barang itu harus mencukupi untuk kebututuhan beberapa hari ke depan. Jadi, tiap-tiap logistik itu mempunyai stock yang disesuaikan dengan kebutuhan, sehingga kemudian barang tidak mengalami kekurangan atau juga kelebihan saat berada di pasar. Oleh sebab itu banyak sekali distributor produk yang melakukan logistik, terutama untuk daerah-daerah itu dengan jangkauan yang sangat jauh. Hal tersebut untuk menghindari tidak tersedianya barang pada lokasi yang diinginkan. 2. Tujuan Keuangan Selain dari itu terdapat juga yang namanya tujuan keuangan, pastinya tiap-tiap produsen ingin mencapai keuntungan yang maksimal serta kerugian seminimal mungkin. Logistik ini umumnya menyediakan pengiriman yang lebih terjangkau dari pada jenis lainnya, apalagi ia ini juga mempunyai sistem perawatan sehingga barang bisa atau dapat sampai dengan tingkat kerusakan yang sangat rendah. 3. Tujuan Pengamanan Keamanan barang ini menjadi prioritas tiap-tiap pengiriman produk ataupun barang, pada dasarnya di era modern tersebut logistik telah atau sudah mempunyai standar keamanannya masing-masing. Baik dari penyimpanan, pengemasan, sampai pada pengiriman tentu perlu sangat diperhatikan supaya kemudian tidak terjadi kerusakan pada barang tersebut. Terlebih lagi logistik tersebut mempunyai tempat penyimpanan yang aman serta juga tertata dengan secara rapi, hal tersebut dapat atau bisa membuat barang terhindar dari hal yang tidak diinginkan. Alat transportasi tersebut juga tidak luput dari perhatian, setidaknya alat dari transportasi yang digunakan tersebut wajib memenuhi standar dari perusahaan logistik yang terdapat tersebut. Manfaat Logistik Logistik ini memang mempunyai pengaruh yang sangat besar di dalam sistem pengiriman barang, yang mana ia memiliki jadwal dan juga pengaturan yang sangat tepat. Hal inilah yang membuatnya ini sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan yang ada, bahkan tiap-tiap harinya sudah terdapat jadwal pengiriman untuk memenuhi kebutuhan tersebut. 2. Sebagai Tempat Simpan Salah satu dari sistem yang ada di dalam logistik ini merupakana sebagai tempat penyimpanan, hal tersebut sangat wajar mengingat logistik ini memiliki gudang di setiap daerah. Umumnya tiap barang yang masuk serta keluar diberi jadwal masing-masing, tentu saja selama barang itu belum dikirim maka ia akan tetap disimpan yakni dengan baik di gudang penyimpanan. 3. Memelihara Kualitas Barang Tiap-tiap aktivitas atau kegiatan logistik selalu terdapat pemeriksaan kualitas, mulai dari penyimpanan, penerimaan, hingga pengiriman. Tiap saat kondisi barang tersebut akan selalu dicek serta diperiksa sesuai dengan prosedur yang berlaku, hal tersebut dilakukan supaya barang tidak mengalami rusak atau juga cacat sebelum diterima oleh pelanggan. 4. Efektivitas dan Efisiensi Distribusi Sebelum adanya logistik pengiriman barang ini di zaman dahulu tersebut itu dengan menggunakan cara one time, disini barang tersebut kemudian akan dikirim hanya sekali waktu saja dari tempat asal itu ke tempat tujuan yakni dengan menggunakan satu transportasi saja. Sehingga sangat tidak efektif atau pun juga efisien untuk dilakukan, apalagi cara tersebut juga memakan biaya yang cukup besar. Namun dengan adanya logistik sistem pengiriman tersebut menjadi estafet, yang mana di dalam satu pengiriman barang itu dengan melalui beberapa tahapan serta juga alat transportasi. Sehingga di dalam hal efektivitas atau juga efisiensi lebih baik dari pada menggunakan one time. 5. Manajemen Anggaran Aktivitas logistik yang baik tersebut sangatlah memerhatikan manajemen anggaran, tentunya anggaran yang dikeluarkan untuk pengiriman barang itu dengan menggunakan cara ini sangatlah maksimal. Hal tersebut dikarenakan pengiriman bisa atau dapat berfokus untuk satu area saja, sehingga kemudian pengiriman menjadi lebih cepat serta sangat terjangkau. Sistem gudang yang dimilikinya ini juga sangat membantu penyediaan barang dengan secara real time, sangat cocok untuk sebuah perusahaan yang memiliki produk di pasaran. Yangmana perusahaan tersebut bisa atau dapat menyediakan produknya terus menerus, hal tersebut dapat atau bisa membuat penjualan bisa atau dapat meningkat drastis. Aktivitas Logistik Pelayanan Pelanggan Customer Service. Prediksi Permintaan Demand Forecasting. Manajemen Persediaan Inventory Management. Komunikasi Logistik Logistic Communication. Penanganan Material Material Handling. Proses Pemesanan Order Precessing. Pengemasan Packaging. Komponen-komponen dan Pelayanan Pendukung Parts and Service Support. Seleksi Lokasi Pabrik serta juga Tempat penyimpanan atau Gudang Plant and Warehouse Site Selection. Procurement atau Purchasing. Reverse Logistics. Transportasi Transportation. Pergudangan dan penyimpanan Warehousing & Storage. Proses Dalam Siklus Logistik Fungsi logistik ini bisa atau dapat disusun dalam bentuk skema siklus kegiatan atau aktivitas logistik Mustikasari 2007. Masing-masing dari fungsi logistik itu saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya. 1. Perencanaan Perencanaan secara umum merupakan suatu proses merumuskan sasaran serta juga menentukan langkah-langkah yang harus dilaksanakan guna mencapai tujuan yang sudah atau telah ditentukan. berhubungan dengan logistik, perencanaan ini merupakan suatu proses merencanakan kebutuhan barang atau juga persediaan yang pelaksanaannya dilakukan oleh seluruh calon pemakai user yang setelah itu diajukan sesuai dengan alur yang berlaku pada tiap-tiap organisasi Mustikasari 2007. Perencanaan tersebut dapat dibagi ke dalam periode-periode diantaranya sebagai berikut Rencana jangka panjang long range Rencana jangka menengah mid range Rencana jangka pendek short range 2. Penganggaran Penganggaran/budgetting ini merupakan seluruh aktivitas atau kegiatan serta juga usaha untuk merumuskan perincian penentu kebutuhan logistik itu di dalam suatu skala tertentu/ skala standar yakni mata uang serta jumlah biaya Subagya & Mustikasari. Di dalam penyusunan anggaran tersebut terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan diantaranya sebagai berikut Peraturan-peraturan terkait. Pertimbangan sosial, politik, ekonomi, serta teknologi. Hal-hal yang berkaitan dengan anggaran. Pengaturan anggaran misalnyaseperti sumber biaya pendapatan sampai pada pengaturan logistik. 3. Pengadaan Pengadaan ini merupakan seluruh kegiatan serta usaha di dalam menambah serta memenuhi kebutuhan barang dan juga jasa dengan berdasarkan peraturan yang berlaku yakni dengan menciptakan sesuatu yang tadinya itu belum ada menjadi ada atau juga mempertahankan sesuatu yang telah ada itu dalam batas-batas efisien Subagya 1994. Proses pengadaan perlengkapan serta peralatan umumnya itu dilaksanakan/dilakukan dengan tahapan diantaranya Perencanaan serta penentuan kebutuhan Penyusunan dokumen tender Pengiklanan/penyampaian undangan lelang Pemasukan serta pembukuan penawaran Evaluasi penawaran Pengusulan serta penentuan pemenang Masa sanggah Penunjukan pemenang Pengaturan kontrak Pelaksanaan kontrak 4. Penyimpanan Penyimpanan ini adalah suatu kegiatan serta usaha di dalam melakukan pengelolaan barang persediaan inventory di tempat yang telah atau sudah ditentukan untuk setelah digunakan dikemudian hari. Penyimpanan tersebut memiliki fungsi untuk bisamenjamin penjadwalan yang telah atau juga sudah ditetapkan di dalam fungsi sebelumnya ialah dengan pemenuhan setepatnya serta juga dengan biaya efisien. Dengan proses tersebut, kemudian diharapkan kualitas barang tersebut bisa atau dapat dipertahankan, pencarian barang yang lebih mudah, barang terhindar dari kerusakan, serta aman dari pencurian. Faktor-faktor yang perlu untuk diperhatikan di dalam tahap penyimpanan ini diantaranya Pemilihan lokasi Barang jenis, bentuk atau bahan barang Pengaturan ruang Prosedur atau sistem penyimpanan 5. Penyaluran Distribusi Penyaluran atau distribusi ini adalah kegiatan atau usaha di dalam mengelola pemindahan barang dari suatu tempat ke tempat lain Subagya 1994. Faktor yang mempengaruhi penyaluran barang ini diantaranya Proses administrasi Proses penyampaian berita data-data informasi Proses pengeluaran fisik barang Proses angkutan Proses pembongkaran serta pemuatan Pelaksanaan rencana-rencana yang telah ditentukan 6. Pemeliharaan Pemeliharaan ini adalah suatu kegiatan atau juga usaha menjaga barang itu agar tetap pada keadaan aslinya atau juga tidak terjadi halyang tidak diinginkan. Barang yang sampai pada gudang itu perlu dipelihara sertadijaga kualitasnya sampai saat barang itu kemudian didistribusikan atau juga digunakan. 7. Penghapusan Penghapusan ini adalah kegiatan atau juga suatu usaha pembebasan barang dari pertanggungjawaban yakni sesuai dengan peraturan serta UU yang berlaku Subagya 1994. Alasan dari penghapusan barang tersebut antara lain sebagai berikut Barang hilang akibat karna kesalahan sendiri, bencana alam, kecelakaan, administrasi yang salah, tercecer atau juga tidak ditemukan. Tehnis serta ekonomis ialah setelah nilai barang itu dianggap tidak ada manfaatnya yang disebabkan oleh karena beberapa faktor seperti barang mengurang karena susut, kerusakan yang tidak bisa atu dapat diperbaiki, kedaluwarsa,busuk, dsb. Tidak bertuan atau juga barangyang tidak diurus. Rampasan merupakan barang-barang bukti dari suatu perkara hukum. Cara-cara penghapusan yang lazim tersebut dilakukan antara lain Pemanfaatan kembali, Pemanfaatan langsung,Penjualan/pelelangan, Pemindahan, Hibah, serta Pemusnahan. 8. Pengendalian Pengendalian ini ialah sebuahsistem pengawasan dari suatu hasil penilaian, laporan,pemantauan, serta pemeriksaan terhadap step-step manajemen logistik yang sedang ataupun sudah berlangsung Mustikasari 2007. Bentuk dari kegiatan atau aktivitas pengendalian diantaranya Merumuskan tatalaksana di dalam bentuk norma, manual, kriteria, standar, instruksi serta prosedur lainnya. Melaksanakan evaluasi, pengamatan,serta juga laporan, untuk bisa/dapat mendapatkan gambaran serta informasi tentang penyimpangan dari rencana. Melaksanakan kunjungan staf di dalam mengidentifikasi mengenai cara-cara pelaksanaan itu dalam rangka pencapaian tujuan. Melakukan supervisi yakni Struktur organisasi yang baik Sistem informasi yang memadai Klasifikasi sesuai dengan standarisasi Pendidikan dan pelatihan Anggaran yang cukup memadai Contoh Logistik Kehidupan Sehari Hari Contoh kecilnya ialah pada aktivitas kegiatan kita berbelanja online. Barang yang dibeli secara online itu tidak akan bisa kamu pakai atau pun gunakan kalau tidak atau belum diantarkan, bukan? Disebabkan karna dibelinya secara online sehingga wujud real dari barang tersebut tidaklah lihat. Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Logistik, Tujuan, Manfaat, Faktor, Siklus dan Contoh, semoga dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih
. vvg5nughqf.pages.dev/281vvg5nughqf.pages.dev/422vvg5nughqf.pages.dev/126vvg5nughqf.pages.dev/92vvg5nughqf.pages.dev/209vvg5nughqf.pages.dev/357vvg5nughqf.pages.dev/117vvg5nughqf.pages.dev/463
berikut adalah faktor dari program persediaan logistik kecuali