Pengertian Percaya Diri, Manfaat Percaya Diri & Contoh Percaya Diri – Pada dasarnya setiap orang memiliki kemampuan atau kompetensi di dalam dirinya. Namun tidak semua bisa menggunakan kemampuan yang dimiliki bahkan ada beberapa orang yang merasa tidak percaya dengan kemampuannya. Seperti seseorang yang memiliki kemampuan untuk memimpin sebuah tim dan suatu ketika ia ditunjuk menjadi seorang pemimpin, tetapi merasa dirinya belum mampu sehingga muncul rasa kurang percaya diri atau minder. Jika dalam hidup terjadi penurunan dalam rasa percaya diri dan terjadi secara terus menerus maka bisa membuat kehidupan seseorang berjalan di tempat atau tidak ada pergerakan yang mengarah pada kemajuan dalam kehidupannya. Oleh karena itu, ketika rasa percaya diri sedang berkurang maka penting bagi setiap orang mengetahui kiat-kiat meningkatkan rasa percaya diri. Kepercayaan diri merupakan sifat yang dimiliki oleh seseorang dengan rasa percaya dan yakin terhadap kemampuan yang di dalam dirinya. Sehingga semua rencana dalam hidup bisa direncanakan dengan baik. Orang memiliki rasa percaya diri juga bisa dikatakan sebagai seseorang yang tahu tentang kemampuan dirinya dan bisa menggunakan kemampuannya untuk melakukan suatu hal. Orang yang percaya diri hanya mau mendengar perkataan orang lain yang berupa masukan yang bisa membuat dirinya menjadi lebih baik lagi. Dengan demikian, rasa percaya diri yang dimiliki oleh setiap orang mempunyai manfaat yaitu supaya bisa menjalani kehidupan dengan penuh keyakinan. Kehidupan yang penuh dengan keyakinan akan dipenuhi juga dengan hal-hal yang positif dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Penting bagi kita untuk selalu melakukan hal-hal yang positif karena selain dapat meningkatkan rasa percaya diri, kehidupan yang positif bisa membuat kesehatan fisik dan mental terjaga. Pengertian Rasa Percaya DiriFaktor-Faktor Percaya Diri1. Keadaan Fisik2. Tingkat Pendidikan3. Kualitas Hubungan dalam Keluarga4. Interaksi SosialManfaat Percaya Diri1. Percaya diri bisa mengendalikan berbagai hal2. Percaya diri bisa membuat hidup lebih menyenangkan 3. Percaya diri membuat diri sendiri menjadi lebih yakin4. Percaya diri bisa meningkatkan kemampuan belajar5. Percaya diri bisa membuat diri sendiri memiliki mental yang kuatContoh Sikap Percaya Diri1. Tertuju pada pemecahan masalah2. Menggunakan bahasa positif3. Menggunakan bahasa tubuh yang positif4. Introspeksi diriCara Meningkatkan Rasa Percaya Diri1. Bergaul dengan orang-orang yang memiliki rasa percaya diri2. Membuang rasa takut3. Objektif menilai diri sendiri4. Membiasakan diri berpikir positif5. Melakukan pola hidup yang sehatKesimpulan Kategori Ilmu Berkaitan PsikologiArtikel Psikologi Rasa percaya diri adalah seseorang yang mampu berpikir positif dan percaya bahwa kemampuan yang dimiliki mempunyai kualitas dan bisa bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, dan lingkungan. Seseorang yang percaya diri tidak akan beranggapan bahwa dirinya merupakan sebuah penghalang atau hambatan untuk melakukan suatu hal. Rasa percaya diri bukan terbentuk dari sejak lahir atau keturunan. Rasa percaya diri terbentuk oleh proses sosialisasi yang telah dijalani selama perjalanan hidupnya. Dengan kata lain, rasa percaya diri terbentuk dari berbagai macam pengalaman yang terjadi pada saat berinteraksi sosial baik dengan lingkungan yang baru ataupun dengan lingkungan yang lama. Interaksi sosial ini bisa dilakukan mulai dari lingkungan keluarga karena keluarga biasanya merupakan lingkungan terdekat yang dimiliki oleh seseorang. Di dalam sebuah keluarga seorang anak bisa memperoleh pendidikan yang akan bermanfaat bagi kehidupannya di masa depan. Adapun pendidikan yang dimaksud, seperti pendidikan moral, pendidikan keterampilan, dan pendidikan etika. Semua pendidikan itu bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari dan akan terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Dengan demikian, untuk melatih dan membangun rasa percaya diri bisa dimulai dari lingkungan keluarga. Rasa percaya diri bisa dikatakan sebagai sebuah perasaan yang berupa rasa percaya dan yakin terhadap diri sendiri yang bisa membuat bahagia. Bukan hanya itu, dengan rasa percaya diri juga setiap individu bisa melatih dirinya untuk tetap bersyukur dengan apa yang dimilikinya saat ini seperti yang dibahas pada buku Cara Mudah Tampil Percaya Diri dibawah ini. CARA MUDAH TAMPIL PERCAYA DIRI Faktor-Faktor Percaya Diri Seperti yang sudah dibahas sebelumnya jika percaya diri tidak datang hadir sejak saat lahir, tetapi terbentuk oleh pengalaman-pengalaman yang dijalani selama masa hidupnya. Adapun faktor-faktor yang bisa memunculkan rasa percaya diri, terdiri dari, keadaan fisik, tingkat pendidikan, kualitas hubungan dalam keluarga, interaksi sosial, dan jenis kelamin. Kelima faktor itu akan dijelaskan lebih lengkap sebagai berikut. 1. Keadaan Fisik Pada dasarnya, tidak ada kondisi fisik yang sempurna yang dimiliki oleh seseorang, tetapi dalam beberapa kasus ada beberapa orang yang memiliki kondisi fisik mendekati sempurna. Kondisi fisik yang mendekati sempurna bisa menambah rasa percaya diri. Kondisi fisik yang dimaksud yakni wajah ganteng atau cantik, tinggi badan normal atau di bawah normal, berat badan kurus, norma, atau gemuk, dan bentuk tubuh yang ideal. Sementara itu, jika seseorang mempunyai kondisi fisik yang kurang ideal maka akan muncul rasa malu atau minder bahkan rasa takut dalam melakukan interaksi sosial. Namun, bagi kamu yang tidak memiliki kondisi fisik yang mendekati sempurna jangan khawatir dan minder karena setiap manusia yang diciptakan pasti mempunyai kekurangan dan kelebihan. Tetap bersyukur adalah salah satu cara untuk menghilangkan rasa minder dan khawatir itu. 2. Tingkat Pendidikan Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya untuk bisa melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi karena mereka orang tua beranggapan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan seorang anak maka anak itu lebih dipandang oleh orang lain. Apalagi jika kedua orang tua mempunyai tingkat pendidikan yang tinggi juga maka mereka akan berusaha dan bekerja keras semaksimal mungkin supaya anaknya bisa menyelesaikan tingkat pendidikan yang tinggi. Setelah menyelesaikan setiap tingkat pendidikan tinggi maka seseorang akan diberikan gelar. Adanya gelar yang disematkan pada seseorang maka rasa percaya diri pada orang tersebut akan bertambah. Bertambahnya rasa percaya diri akan memengaruhi kehidupannya di kemudian hari. Dengan demikian, semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang maka bisa menambah rasa percaya di dalam dirinya. Namun, dalam beberapa kasus, tingkat pendidikan tinggi bisa menurunkan rasa percaya diri. Misalnya, setelah menyelesaikan tingkat pendidikan tinggi, tetapi orang tersebut belum juga mendapatkan pekerjaan sehingga merasa ilmu yang didapatkan tidak berguna. Oleh sebab itu, agar kemampuan yang kita miliki dapat dikenali orang lain, kita sendiri tidak boleh meragukannya dan menanamkan nilai kepercayaan diri tersebut di dalam diri kita. Pelajari caranya melalui buku Percaya Diri Harga Mati. 3. Kualitas Hubungan dalam Keluarga Sebuah keluarga yang harmonis akan memunculkan rasa kasih sayang pada setiap anggota keluarga khususnya anak. Kasih sayang ini sangat diperlukan bagi seorang anak karena memiliki perjalanan hidup yang masih panjang. Kasih sayang yang baik dalam sebuah keluarga bisa memberikan pengalaman yang baik juga untuk anak. Semakin banyak pengalaman baik yang didapatkan dari sebuah keluarga maka rasa percaya diri seorang anak akan bertambah. Namun, jika hubungan dalam sebuah keluarga tidak berjalan dengan harmonis maka bisa terjadi kekerasan pada seorang anak. Kekerasan ini bisa menghasilkan pengalaman buruk. Pengalaman buruk ini sangat tidak baik bagi seorang anak karena akan memunculkan rasa takut dan bisa mengurangi rasa percaya diri ketika melakukan interaksi sosial. Kualitas hubungan keluarga bisa dikatakan sebagai salah satu faktor penting supaya rasa percaya diri pada seorang anak bisa terjaga bahkan akan lebih bagus jika rasa percaya diri itu meningkat. 4. Interaksi Sosial Interaksi sosial merupakan salah satu faktor yang bisa memunculkan rasa percaya diri. Interaksi sosial itu sendiri bisa diartikan sebagai sebuah komunikasi yang dilakukan dengan orang lain. Interaksi sosial yang baik adalah interaksi yang dilakukan dengan bantuan dukungan sosial karen dengan bantuan dukungan sosial maka rasa percaya diri seseorang akan meningkat. Dukungan sosial bisa berasal dari orang-orang terdekat, seperti keluarga, teman, saudara, dan lain-lain. Sedangkan di sisi lain, interaksi sosial yang tidak dibarengi dengan dukungan sosial maka bisa membuat rasa percaya diri menjadi menurun sehingga akan timbul rasa minder, dan takut ketika melakukan interaksi sosial. Dengan demikian, penting untuk kita melakukan interaksi sosial yang dibarengi dengan dukungan sosial supaya rasa percaya diri yang dimiliki tidak berkurang dan cenderung bertambah. Minder… Done That! It’s Ok Nggak Pede Manfaat Percaya Diri Seperti yang kita ketahui bahwa percaya diri sangatlah penting untuk dimiliki karena dengan bisa mengurangi rasa minder dan takut ketika melakukan suatu hal atau ketika berinteraksi dengan orang lain. Adapun manfaat-manfaat lain yang bisa diperoleh dari rasa percaya diri. Simak manfaat-manfaat percaya diri sebagai berikut. 1. Percaya diri bisa mengendalikan berbagai hal Seseorang yang memiliki rasa percaya diri yang semakin meningkat maka orang tersebut bisa menyelesaikan berbagai macam hal dengan kemampuan membaca atau melihat sesuatu dengan jernih sehingga masalah akan terselesaikan dan mencapai sebuah keberhasilan. Setiap kemampuan yang dimiliki oleh seseorang pasti bisa digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah. Namun, jika ada seseorang yang belum bisa melihat kemampuan yang ada di dalam dirinya maka suatu masalah tidak bisa diselesaikan sehingga tujuan dari orang tersebut belum tercapai. 2. Percaya diri bisa membuat hidup lebih menyenangkan Hidup yang dijalani akan terasa menyenangkan dan nyaman jika kita mempunyai rasa percaya diri. Hal ini dikarenakan rasa percaya diri mengajarkan diri sendiri untuk tidak perlu membandingkan apa yang kita miliki dengan orang lain dan lebih mengutamakan untuk berlatih bersyukur dengan apa yang kita punya. Rasa bersyukur juga bisa membuat diri sendiri atau lingkungan disekitarnya lebih bisa dinikmati dengan rasa bahagia. Dengan kata lain, percaya diri bisa bermanfaat untuk membuat hidup lebih hidup. 3. Percaya diri membuat diri sendiri menjadi lebih yakin Manfaat berikutnya ialah rasa percaya diri bisa membuat diri sendiri lebih yakin, baik itu yakin terhadap kemampuan yang ada di dalam diri atau yakin mampu menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi. Rasa yakin yang digunakan dengan maksimal bisa memudahkan seseorang yang memiliki rasa percaya diri mencapai tujuan dan keberhasilannya. 4. Percaya diri bisa meningkatkan kemampuan belajar Semua pengalaman hidup yang dimiliki oleh seseorang yang percaya diri diibaratkan seperti sekolah. Maksudnya, seseorang yang percaya diri akan terus belajar seputar menjalani hidup melalui proses pembentukan dan teladan. Dengan kata lain, ia bisa berkembang ke arah yang lebih baik dan dapat mengevaluasi semua pengalamannya sehingga mendapatkan pelajaran yang bisa berguna di kemudian hari. Banyak ahli juga menilai, bahwa percaya diri menjadi faktor penting yang dapat menimbulkan perbedaan besar antara sukses dan gagal di berbagai hal. Oleh sebab itu, agar dapat meningkatkan peluang kesuksesan, Grameds harus memiliki rasa percaya diri seperti halnya yang dapat dipealjari meallui buku Percaya Diri Modal Berprestasi. 5. Percaya diri bisa membuat diri sendiri memiliki mental yang kuat Mental yang kuat akan dimiliki oleh seseorang yang percaya diri sehingga ia akan lebih tahan terhadap berbagai tekanan atau hambatan yang sedang dialami. Seorang yang percaya diri juga akan mampu menghadapi berbagai macam situasi, baik itu situasi yang menyangkut masalah pribadi, sosial, bisnis dan lain-lain. Hal ini dikarenakan ia mempunyai cara berpikir dan mental yang kuat. 380 MOTIVASI DIRI Contoh Sikap Percaya Diri Berikut ini adalah beberapa contoh sikap percaya diri 1. Tertuju pada pemecahan masalah Pada dasarnya, setiap permasalahan merupakan hambatan untuk mencapai keberhasilan. Seseorang yang tidak memiliki rasa percaya diri ketika sedang berada dalam kondisi seperti itu akan berpikir negatif atau berpikiran tentang kegagalan karena tidak menyelesaikan masalah tersebut. Namun, seseorang yang mempunyai sikap rasa percaya diri akan berpikir sebaliknya. Maksudnya, ia akan berpikir positif untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan cara mencari solusi atau jalan keluar. 2. Menggunakan bahasa positif Sikap percaya diri berikutnya adalah penggunaan bahasa yang positif saat berinteraksi dengan orang lain. Bahasa yang positif bisa dikatakan sebagai bahasa yang memiliki unsur-unsur kesopanan dan membangun sehingga ketika memakai bahasa yang positif interaksi dengan orang lain akan lebih erat dan bisa membangun perilaku yang positif, baik itu untuk diri sendiri atau orang lain. 3. Menggunakan bahasa tubuh yang positif Bahasa tubuh sangat diperhatikan ketika berkomunikasi dengan orang lain. Bahasa tubuh yang positif akan membuat lawan bicara merasa nyaman dan senang. Namun, jika bahasa tubuh berkomunikasi dengan orang lain menunjukkan bahasa tubuh yang negatif maka bisa memunculkan rasa kecewa pada lawan bicara. Bahasa tubuh yang positif ini berasal dari pola pikir yang positif. Oleh karena itu, seorang yang punya rasa percaya diri akan berusaha untuk menjaga pola pikirnya tetap positif agar tidak menggunakan bahasa tubuh yang negatif ketika berinteraksi dengan orang lain. 4. Introspeksi diri Sikap perilaku percaya diri bukan hanya berhubungan dengan orang lain. Dengan kata lain, sikap perilaku percaya diri juga bisa berkaitan dengan diri sendiri, seperti introspeksi diri. Introspeksi diri ini berupa cara seseorang untuk menyadari kekurangan yang dimilikinya. Dengan mengetahui kekurangan yang ada di dalam diri maka kita bisa mengembangkan kekurangan itu menjadi sebuah kelebihan sehingga akan muncul rasa percaya diri dalam diri sendiri. Seni Mengenal Diri Sendiri Cara Meningkatkan Rasa Percaya Diri Bagi beberapa orang belum tahu bagaimana cara meningkatkan rasa percaya diri supaya tidak minder dan takut ketika melakukan suatu hal atau saat berkomunikasi dengan orang lain. Simak cara meningkatkan rasa percaya diri sebagai berikut. 1. Bergaul dengan orang-orang yang memiliki rasa percaya diri Lingkungan bisa membentuk suatu kepercayaan diri pada seseorang sehingga lingkungan bisa dikatakan sebagai salah satu aspek penting dalam pembentukan rasa percaya diri. Jika kita berbaur dengan orang-orang yang mempunyai rasa percaya diri maka rasa percaya diri yang ada di dalam diri akan meningkat. 2. Membuang rasa takut Musuh alami percaya diri adalah rasa takut yang ada di dalam diri sendiri. Rasa takut pada seseorang bisa membuat dirinya tidak berani melakukan interaksi dengan orang lain dan tidak berani melakukan suatu hal yang susah karena takut gagal. 3. Objektif menilai diri sendiri Seseorang harus jujur dalam menilai diri sendiri karena penilaian yang jujur akan membuat diri sendiri tahu akan batas kemampuannya. Maksudnya, setiap orang mempunyai keahliannya masing-masing sehingga diri tidak semua hal bisa dikerjakan dengan maksimal. Pada buku Rahasia Menjadi Pribadi Memikat, Berpengaruh dan Percaya Diri, Grameds dapat belajar bagaimana cara mengurai dan mengupas secara tuntas kepibadian yang akmu miliki agar dapat menjadi pribadi yang lebih percaya diri. 4. Membiasakan diri berpikir positif Berpikir positif akan menghasilkan energi positif di dalam diri. Dengan energi positif inilah rasa percaya diri seseorang bisa semakin bertambah sehingga akan muncul rasa senang dan berani dalam melakukan suatu hal khususnya saat melakukan interaksi sosial. 5. Melakukan pola hidup yang sehat Seperti yang sudah kita ketahui bahwa pola hidup yang sehat akan berdampak baik bagi kesehatan fisik ataupun kesehatan mental seseorang. Bukan hanya itu, pola hidup yang sehat bisa juga meningkatkan rasa percaya diri pada seseorang. Percaya Diri itu Dipraktekin Kesimpulan Percaya diri bisa diartikan seperti sebuah sikap atau perilaku yang lahir dari tanggapan atau penerimaan yang positif. Dengan kata lain, rasa percaya diri itu merupakan hal-hal yang positif yang bisa bermanfaat untuk kehidupan diri sendiri di kemudian hari. Setiap orang perlu memiliki rasa percaya diri di dalam dirinya supaya akan selalu merasa kalau dirinya mempunyai kompetensi yang bisa digunakan untuk melakukan sesuatu di dalam hidupnya. Seorang yang percaya diri selalu mempunyai keberanian untuk menjalani hidupnya. Ia akan berusaha untuk selalu menunjukkan kemampuannya dengan prestasi yang dicapainya. Hal terpenting adalah seorang yang percaya diri selalu bisa menghadapi dan menyelesaikan masalah sesulit apapun. Kiat-kiat PEDE untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
1x Pertemuan ( 3 x 35 Menit) A. KOMPETENSI INTI (KI) K1. : Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya. K2. : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, percaya diri, dalam berinteraksi dengan keluarga, teman,
Percaya diri atau self confidence adalah kepercayaan dan keyakinan akan kemampuan diri, optimis, objektif, bertanggung jawab, rasional dan realistis untuk untuk menyelesaikan serta menanggulangi suatu masalah dengan situasi terbaik sehingga dapat dapat memberikan sesuatu dan diterima oleh orang lain maupun lingkungannya. Seseorang yang memiliki rasa percaya diri adalah mereka yang mampu bekerja secara aktif, dapat melaksanakan tugas dengan baik dan tanggung jawab serta mempunyai rencana terhadap masa depan. Percaya diri merupakan modal dasar untuk pengembangan dalam aktualisasi diri eksplorasi segala kemampuan dalam diri. Dengan percaya diri akan mampu mengenal dan memahami diri kita sendiri. Percaya diri tidak terbentuk dengan sendirinya melainkan berkaitan dengan kepribadian seseorang. Kepercayaan diri dipengaruhi oleh faktor-faktor yang berasal diri dalam individu sendiri. Norma dan pengalaman keluarga, tradisi kebiasaan dan lingkungan sosial atau kelompok dimana keluarga itu berasal. Berikut definisi dan pengertian percaya diri dari beberapa sumber buku Menurut Lauster 2002, percaya diri merupakan suatu sikap atau perasaan yakin akan kemampuan diri sendiri sehingga orang yang bersangkutan tidak terlalu cemas dalam tindakan-tindakannya, merasa bebas untuk melakukan hal-hal sesuai keinginan dan bertanggung jawab atas perbuatannya, hangat dan sopan dalam berinteraksi dengan orang lain, memiliki dorongan berprestasi serta dapat mengenal kelebihan dan kekurangannya. Menurut Mc Celland percaya diri merupakan kontrol internal terhadap perasaan seseorang akan adanya kekuatan dalam dirinya, kesadaran akan kemampuannya, dan bertanggung jawab terhadap keputusan yang telah ditetapkannya Komarudin, 2013. Menurut Hakim 2002, percaya diri adalah suatu keyakinan seseorang terhadap segala aspek kelebihan yang dimilikinya dan keyakinan tersebut membuatnya merasa mampu untuk dapat mencapai berbagai tujuan dalam hidupnya. Menurut Anthony 1992, kepercayaan diri merupakan sikap pada diri seseorang yang dapat menerima kenyataan, dapat mengembangkan kesadaran diri, berfikir positif, memiliki kemandirian, mempunyai kemampuan untuk memiliki serta mencapai segala sesuatu yang diinginkan. Menurut Dariyo 2011, percaya diri adalah kemampuan individu untuk dapat memahami dan meyakini seluruh potensinya agar dapat dipergunakan dalam menghadapi penyesuaian diri dengan lingkungan hidupnya. Ciri-ciri Percaya Diri Menurut Lauster 2002, seseorang yang memiliki rasa percaya diri positif, memiliki ciri-ciri sebagai berikut Keyakinan akan kemampuan diri, yaitu sikap positif seseorang tentang dirinya bahwa mengerti sungguh sungguh akan apa yang dilakukannya. Optimis, yaitu sikap positif seseorang yang selalu berpandangan baik dalam menghadapi segala hal tentang diri, harapan dan kemampuan. Objektif, yaitu orang yang percaya diri memandang permasalahan atau segala sesuatu sesuai dengan kebenaran semestinya, bukan menurut kebenaran pribadi atau menurut dirinya sendiri. Bertanggung jawab, yaitu kesediaan seseorang untuk menanggung segala sesuatu yang telah menjadi konsekuensinya. Rasional atau realistis, yaitu analisa terhadap suatu masalah, suatu hal, sesuatu kejadian dengan menggunakan pemikiran yang diterima oleh akal dan sesuai dengan kenyataan. Sedangkan menurut Lina dan Klara 2012, sikap percaya diri yang proporsional pada seseorang memiliki ciri-ciri sebagai berikut Percaya akan kompetensi atau kemampuan diri, sehingga tidak membutuhkan pujian, pengakuan, penerimaan, atau pun rasa hormat orang lain. Tidak terdorong untuk menunjukkan sikap menyesuaikan diri demi diterima oleh orang lain atau kelompok. Berani menerima dan menghadapi penolakan orang lain, serta berani menjadi diri sendiri. Memiliki pengendalian diri yang baik. Memiliki internal locus of control memandang keberhasilan atau kegagalan, tergantung pada usaha diri sendiri dan tidak mudah menyerah pada nasib atau keadaan serta tidak mengharapkan bantuan orang lain. Memiliki cara pandang yang positif terhadap diri sendiri, orang lain dan situasi di luar diri sendiri. Memiliki harapan yang realistis terhadap diri sendiri, sehingga ketika harapan itu terwujud dia tetap mampu melihat sisi positif dari diri sendiri. Karakteristik Percaya Diri Menurut Lindefild Gael, karakteristik percaya diri adalah sebagai berikut Rifki, 2008 a. Percaya diri lahir Percaya diri lahir membuat individu harus bisa memberikan kesan pada dunia luar bahwa dirinya yakin akan secara pribadi percaya diri lahir. Percaya diri lahir dapat dilihat dalam kemampuan berikut ini Komunikasi. Ketrampilan komunikasi menjadi dasar yang baik bagi pembentukan sikap percaya diri. Menghargai pembicaraan orang lain, berani berbicara di depan umum, tahu kapan harus berganti topik pembicaraan, dan mahir dalam berdiskusi adalah bagian dari ketrampilan komunikasi yang bisa di lakukan jika individu tersebut memiliki rasa percaya diri. Ketegasan. Sikap tegas dalam melakukan suatu tindakan juga di perlukan, agar kita terbiasa untuk menyampaikan aspirasi dan keinginan serta membela hak kita, dan menghindari terbentuknya perilaku agresif dan positif dalam diri. Penampilan Diri. Seorang individu yang percaya diri selalu memperhatikan penampilan dirinya, baik dari gaya pakaian, aksesori dan gaya hidupnya tanpa terbatas pada keinginan untuk selalu ingin menyenangkan orang lain. Pengendalian Perasaan. Pengendalian perasaan juga di perlukan dalam kehidupan kita sehari-hari, dengan kita mengelola perasaan kita dengan baik akan membentuk suatu kekuatan besar yang pastinya menguntungkan individu tersebut. b. Percaya diri batin Percaya diri batin adalah percaya diri yang memberi kepada seseorang perasaan dan anggapan bahwa pribadinya dalam keadaan baik. Percaya diri batin dapat dilihat dalam kemampuan berikut ini Cinta Diri. Orang yang cinta diri mencintai dan menghargai diri sendiri dan orang lain. Mereka akan berusaha memenuhi kebutuhan secara wajar dan selalu menjaga kesehatan diri. Mereka juga ahli dalam bidang tertentu sehingga kelebihan yang dimiliki bisa dibanggakan, hal ini yang menyebabkan individu tersebut menjadi percaya diri. Pemahaman Diri. Orang yang percaya diri batin sangat sadar diri. Mereka selalu introspeksi diri agar setiap tindakan yang dilakukan tidak merugikan orang lain. Tujuan yang Positif. Orang yang percaya diri selalu tahu tujuan hidupnya. Ini disebabkan karena mereka punya alasan dan pemikiran yang jelas dari tindakan yang mereka lakukan serta hasil apa yang bisa mereka dapatkan. Pemikiran yang Positif. Orang yang percaya diri biasanya merupakan teman yang menyenangkan. Salah satu penyebabnya karena mereka terbiasa melihat kehidupan dari sisi yang cerah dan mereka mengharap serta mencari pengalaman dan hasil yang bagus. Manfaat Percaya Diri Menurut Satiadarma 2000, rasa percaya diri dapat memberi dampak positif pada seseorang, yaitu Emosi. Jika seseorang memiliki rasa percaya diri yang tinggi, ia akan lebih mudah mengendalikan dirinya di dalam suatu keadaan yang menekan, ia dapat menguasai dirinya untuk bertindak tenang dan dapat menentukan saat yang tepat untuk melakukan suatu tindakan. Konsentrasi. Dengan memiliki rasa percaya diri yang tinggi, seorang individu akan lebih mudah memusatkan perhatiannya pada hal tertentu tanpa merasa terlalu khawatir akan hal-hal lainnya yang mungkin akan merintangi rencana tindakannya. Sasaran. Individu dengan rasa percaya diri yang tinggi cenderung untuk mengarahkan tindakannya pada sasaran yang cukup menantang, karenanya juga ia akan mendorong dirinya sendiri untuk berupaya lebih baik. Sedangkan mereka yang kurang memiliki rasa percaya diri yang baik cenderung untuk mengarahkan sasaran perilakunya pada target yang lebih mudah, kurang menantang, sehingga ia juga tidak memacu dirinya sendiri untuk lebih berkembang. Usaha. Individu dengan rasa percaya diri yang tinggi tidak mudah patah semangat atau frustrasi dalam berupaya meraih cita-citanya. Ia cenderung tetap berusaha sekuat tenaga sampai usahanya membuahkan hasil. Sebaliknya mereka yang memiliki rasa percaya diri yang rendah akan mudah patah semangat dan menghentikan usahanya di tengah jalan ketika menemui suatu kesulitan tertentu. Strategi. Individu dengan rasa percaya diri yang tinggi cenderung terus berusaha untuk mengembangkan berbagai strategi untuk memperoleh hasil usahanya. Ia akan mencoba berbagai strategi dan berani mengambil risiko atas strategi yang diterapkannya. Sebaliknya mereka yang memiliki rasa percaya diri yang rendah cenderung tidak mau mencoba strategi baru, dan cenderung bertindak statis. Momentum. Dengan rasa percaya diri yang tinggi, seorang individu akan menjadi lebih tenang, ulet, tidak mudah patah semangat, terus berusaha mengembangkan strategi dan membuka berbagai peluang bagi dirinya sendiri. Akibatnya, hal ini akan memberikan kesempatan pada dirinya untuk memperoleh momentum atau saat yang tepat untuk bertindak. Tanpa rasa percaya diri yang tinggi, usaha individu menjadi terbatas, peluang yang dikembangkannya juga menjadi terbatas, sehingga momentum untuk bertindak menjadi terbatas pula. Daftar Pustaka Lauster, Peter. 2002. Tes Kepribadian. Jakarta Bumi Aksara. Komarudin. 2013. Psikologi Olahraga. Bandung Remaja Rosdakarya. Hakim, T. 2002. Mengatasi Rasa Tidak Percaya Diri. Jakarta Puspa Swara. Anthony, R. 1992. Rahasia Membangun Kepercayaan Diri. Jakarta Bina Rupa Aksara. Dariyo, Agoes. 2011. Psikologi Perkembangan Anak Tiga Tahun Pertama. Bandung Refika Aditama. Lina dan Klara. 2012. Panduan Menjadi Remaja Percaya Diri. Jakarta Nobel Edumedia Rifki, Mustofa. 2008. Pengaruh Rasa Percaya Diri Terhadap Prestasi Belajar Siswa Di SMA Islam Maarif Singosari Malang. Malang Universitas Islam Negeri Malang. Satiadarma, 2000. Dasar-dasar Psikologi Olahraga. Jakarta Pustaka Sinar Harapan.
Darinilai ini dikembangkanlah perbuatan yang luhur mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan. Untuk itu Menempatkan Pancasila sebagai sumber moral dan penentu sikap, tindakan serta keputusan yang akan diambil setiap warga negara. 2. Pancasila memberikan pedoman bagi setiap warga negara agar memiliki orientasi yang
Salah satu contoh tindakan yang mencerminkan sikap percaya diri adalah? suka menabung mengerjakan soal ujian sendiri selalu bergantung pada orang lain memberikan jawaban kepada teman saat berlaujian Semua jawaban benar Jawaban yang benar adalah B. mengerjakan soal ujian sendiri. Dilansir dari Ensiklopedia, salah satu contoh tindakan yang mencerminkan sikap percaya diri adalah mengerjakan soal ujian sendiri. Pembahasan dan Penjelasan Menurut saya jawaban A. suka menabung adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak nyambung sama sekali. Menurut saya jawaban B. mengerjakan soal ujian sendiri adalah jawaban yang paling benar, bisa dibuktikan dari buku bacaan dan informasi yang ada di google. Menurut saya jawaban C. selalu bergantung pada orang lain adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut lebih tepat kalau dipakai untuk pertanyaan lain. Menurut saya jawaban D. memberikan jawaban kepada teman saat berlaujian adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut sudah melenceng dari apa yang ditanyakan. Menurut saya jawaban E. Semua jawaban benar adalah jawaban salah, karena setelah saya coba cari di google, jawaban ini lebih cocok untuk pertanyaan lain. Kesimpulan Dari penjelasan dan pembahasan serta pilihan diatas, saya bisa menyimpulkan bahwa jawaban yang paling benar adalah B. mengerjakan soal ujian sendiri. Jika anda masih punya pertanyaan lain atau ingin menanyakan sesuatu bisa tulis di kolom kometar dibawah.
Contohperilaku yang mencerminkan nilai kemanusiaan dalam Pancasila yaitu: 1. Mengakui persamaan derajat, hak, dan kewajiban asasi setiap manusia tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, warna kulit, kedudukan sosial, dan sebagainya 2.
- contoh sikap percaya diri Hai teman-teman, apa kabar semuanya? sebelumnya rifanfajrin ingin mengucapkan selamat bagi kalian yang saat ini telah duduk di kelas 3 sd ya. Semoga kalian bisa tambah berprestasi, tambah semangat dalam belajar, dan yang tidak kalah penting semakin percaya diri mengejar impian tentang percaya diri, apa sih yang dimaksud dengan percaya diri? mengapa kita perlu memupuk rasa percaya diri? bagaimana karakteristik percaya diri, dan seperti apa contoh sikap percaya diri?Untuk menjawab beberapa pertanyaan penting di atas, silahkan cermati artikel yang disajikan rifanfajrin berikut ini sikap percaya diri Pengertian percaya diriPercaya diri adalah keyakinan dan kepercayaan seseorang akan kemampuan diri sendiri, objektif, optimis, bertanggungjawab, realistis dan rasional dalam upaya menyelesaikan permasalahan serta menanggulangi masalahnya dalam kondisi terbaik, sehingga dapat memberikan sesuatu yang dapat diterima oleh orang lain. Karakteristik percaya diri1. Percaya diri secara lahir meliputi komunikasi, ketegasan, penampilan diri, pengendalian perasaan2. Percaya diri secara batin melputi cinta diri,pemahaman diri, tujuan yang positif, pemikiran yang positifManfaat percaya diriPercaya diri memungkinkan kita memetik banyak manfaat, diantaranya adalah Memiliki banyak teman, Selalu optimis terhadap sesuatu, Selalu punya ide kreatif, serta Memiliki inisiatif dalam berbagai itu, beberapa manfaat percaya diri yang lain adalah;1. Stabilitas EmosiApabila seseorang memiliki kepercayaan diri yang tinggi, maka ia akan lebih mudah dalam mengendalikan dirinya secara emosional pada suatu keadaan genting, ia juga akan lebih mampu menguasai diri untuk bersikap tenang dan mampu menentukan suatu tindakan yang tepat2. Mampu berkonsentrasi Dengan kepercayaan diri yang baik, seseorang mampu lebih mudah dalam memusatkan perhatian pada hal tertentu yang harus dia Sasaran dan target yang terarahSeseorang yang memiliki kepercayaan diri yang baik cenderung lebih mampu mengarahkan tindakan pada sasaran yang lumayan menantang, yang mana sasaran atau target tersebut mendorong dirinya untuk berusaha menjadi lebih baik Selalu Berusaha dan tidak cepat putus asa. Seseorang dengan kepercayaan diri yang baik cenderung tidak mudah berputus asa dalam mengusahakan apa yang menjadi keinginannya. Ia akan terus berusaha untuk mencapai apa yang dirinya inginkan yang Memiliki dengan kepercayaan diri yang tinggi akan lebih banyak berusaha dan mengupayakan tewujudnya keinginannya dengan berbagai upaya dan strategi. Berbagai strategi tersbut sangat memengaruhi terwujudnya cita- cita yang ia Momentum. CONTOH SIKAP PERCAYA DIRIContoh Sikap Percaya Diri Siswa di SekolahTidak mencontek pekerjaan teman ketika ujian atau tes berlangsungBerani mengemukakan dan menyampaikan pendapat/ gagasan kepada guru/ atau orang lain dengan percaya diriBerani mengajukan pertanyaan ketika pelajaran dirasa belum dipahamiBerani tampil di depan umum teman dan guru misalnya maju ke depan kelas untuk presentasiBersedia membantu teman yang kesulitan dalam memahami pelajaran Contoh Sikap Percaya diri di RumahBerani menyampaikan pendapat kepada seluruuh anggota keluargaBerani menanggung kesalahan yang telah dilakukan / berani bertanggung jawabTidak merasa malu bertanya dalam kebaikan / tidak minderMenyapa dan menyambut tamu yang datang kemudian menyalaminya bersama orangtua di rumahBerani tampil pada acara pertemuan keluarga, misalnya sebagai mc atau pembawa acara Contoh Sikap Percaya diri di Masyarakat UmumBerani tampil pada kegiatan warga, seperti kegiatan lomba 17 AgustusanBerani berpendapat pada persiapan acara atau kegiatan apa bila kita memilikinyaBerani menyapa tetangga lama/ baruAktif dalam setiap kegiatan di lingkungan sekitarakhir kataDemikianlah ulasan rifanfajrin tentang contoh sikap percaya diri, contoh sikap percaya diri kelas 3 sd, pengertian percaya diri, manfaat percaya diri, semoga bermanfaat ya teman teman.
. vvg5nughqf.pages.dev/420vvg5nughqf.pages.dev/190vvg5nughqf.pages.dev/70vvg5nughqf.pages.dev/442vvg5nughqf.pages.dev/90vvg5nughqf.pages.dev/47vvg5nughqf.pages.dev/61vvg5nughqf.pages.dev/227
salah satu contoh tindakan yang mencerminkan sikap percaya diri yaitu